- ASN Pemerintah Provinsi Gorontalo belum menerima gaji pada pertengahan Januari akibat penyesuaian OPD.
- Gubernur Gusnar Ismail menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan pembayaran gaji ASN tersebut.
- Pembayaran gaji tertunda karena menunggu tuntasnya proses pengisian jabatan Eselon II, III, dan IV.
Suara.com - Kabar kurang sedap menimpa aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Gorontalo.
Memasuki pertengahan Januari, para abdi negara ini dilaporkan belum menerima hak gaji mereka.
Terkait hal tersebut, Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail secara terbuka menyampaikan permohonan maaf.
Pernyataan tersebut disampaikan Gusnar usai melantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di kantor Gubernuran, Senin (12/1).
Keterlambatan ini disebut sebagai dampak dari penyesuaian Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang telah bergulir sejak tahun 2025.
“Oleh sebab itu, sebagai gubernur saya menyampaikan permohonan maaf kepada semua pegawai karena belum menerima gaji. Hari ini kita lantik eselon II insya Allah kita upayakan pada minggu ini, kita pun selesai melantik eselon III dan IV,” ujar Gusnar.
Gusnar menjelaskan bahwa proses pembayaran gaji baru bisa dilakukan setelah pengisian jabatan di tingkat eselon II, III, dan IV tuntas.
Saat ini, proses pelantikan harus melewati mekanisme ketat dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
“Ada dinas yang masih kosong karena pejabatnya dari eksternal. Belum mengikuti manajemen talenta. Ini yang masih kita proses. Begitu juga dengan eselon III dan IV harus sudah mengikuti proses itu,” kata dia.
Baca Juga: PNS Wajib Aktivasi ASN Digital 2026, Update Cara Aktifkan MFA di asndigital.bkn.go.id
Dalam agenda hari ini, sebanyak 25 pejabat resmi dilantik, terdiri dari dua staf ahli, tiga asisten, dan 20 kepala OPD.
Namun, masih ada enam posisi strategis yang hingga kini belum memiliki pimpinan definitif, yakni Biro Umum, Biro Pemerintah dan Kesra, Biro Organisasi, Biro Ekonomi Pembangunan, Dinas Kominfo dan Statistik, serta Inspektorat. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Emiten PGEO Pasang Target Kapasitas PLTP Capai 1,8 GW pada 2034
-
Hyundai New CRETA Dilengkapi Drive Mode Adaptif untuk Berbagai Kondisi Berkendara
-
ICW Cium Gelagat Kasus Eks Jampidsus Bakal Berhenti di Tengah Jalan: Sulit Lacak Aktor Besar
-
Modus Judi Online Makin Canggih, Terbaru Lewat QRIS hingga E-Wallet
-
Bukan Sekadar Tren, Alasan Barrel Pants Kini Jadi Andalan Gaya Sehari-hari
-
Produk Tembakau Alternatif Bisa Bantu Perokok Dewasa Beralih, Tapi Tetap Berisiko
-
Daftar Pemain Terkuat dan Berpengaruh di Piala Dunia 2026
-
Sebulan Tak Diguyur Hujan, Sungai Cisadane Mulai Mengering
-
Asing Jual Bersih Rp160 Miliar, BMRI hingga RANS Malah Diborong
-
Bukan Didorong, ASN Nias Tewas Lompat dari Apartemen di Medan Gegara Diperas 2 Wanita