- Menteri Sosial Gus Ipul melontarkan candaan politik mengenai rivalitasnya dengan Khofifah dalam acara peresmian Sekolah Rakyat di Kalsel.
- Gus Ipul mengapresiasi Khofifah atas tingginya pembangunan Sekolah Rakyat di Jawa Timur, yang merupakan wilayah mereka.
- Ia menyoroti takdir politik bahwa mereka selalu bersaing di Pilgub Jatim, lalu bergantian menjabat Menteri Sosial.
Suara.com - Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, melontarkan kelakar politik saat menyinggung relasinya dengan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
Candaan itu muncul dalam acara peresmian Sekolah Rakyat, di hadapan Presiden dan jajaran pemerintah.
Gus Ipul menyebut Jawa Timur sebagai provinsi dengan tingkat pembangunan Sekolah Rakyat tertinggi secara nasional. Ia pun secara terbuka menyampaikan apresiasi kepada Khofifah.
“Bu Khofifah termasuk yang daerahnya Jawa Timur tingkat pembangunannya (Sekolah Rakyat) yang tertinggi. Dan insya allah tahun ini pembangunannya juga akan tinggi. Terima kasih Bu Khofifah,” kata Gus Ipul saat peluncuran 166 titik Sekolah Rakyat di Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026).
Namun, apresiasi itu diselipkan dengan kelakar yang mengundang tawa hadirin.
Gus Ipul mengungkit perjalanan politiknya yang kerap beririsan dengan Khofifah, terutama dalam kontestasi Pilkada Jawa Timur.
“Nasib kita memang harus sering ketemu. Kalau Bapak Presiden empat kali ikut Pilpres, kami ikut tiga kali Pilgub dan pesaingnya sama, tetap Bu Khofifah, tidak berubah,” ujarnya.
Gus Ipul mengingatkan bahwa dalam tiga kali kontestasi Pilgub Jawa Timur, sosok yang selalu menjadi kompetitornya adalah Khofifah. Meski rival secara politik, relasi keduanya tetap berjalan baik.
“Tiga kali kita ikut Pilgub, tiga kali kompetitornya Bu Khofifah,” katanya.
Baca Juga: Tinjau Korban Banjir Kalsel, Mensos Pastikan Skema Bantuan Sama Seperti di Sumatra
Ia kemudian menyinggung ironi politik yang menurutnya menunjukkan kedekatan “takdir” keduanya.
Gus Ipul dan Khofifah, kata dia, justru bergantian menduduki jabatan Menteri Sosial usai kontestasi politik.
“Tapi kami tetap baik dan tampaknya memang enggak boleh pisah. Ketika kami menang, Bu Khofifah kalah, Bu Khofifah jadi Mensos. Ketika saya kalah, saya sekarang yang jadi Mensos,” ucap Gus Ipul disambut tawa.
Diketahui bahwa Gus Ipul pernah menjabat Wakil Gubernur Jawa Timur selama dua periode periode 2009–2019.
Sementara Khofifah pernah menjadi Menteri Sosial pada 2014–2018, sebelum kembali bertarung dan menang di Pilgub Jatim tahun 2018.
Berita Terkait
-
Pemerintah Siapkan Digitalisasi Bansos, Sistem Dibuat Oleh Luhut Binsar Pandjaitan
-
Mensos Pastikan Dapur Umum di Aceh, Sumut, dan Sumbar Tetap Beroperasi Selama Tanggap Darurat
-
Tinjau Korban Banjir Kalsel, Mensos Pastikan Skema Bantuan Sama Seperti di Sumatra
-
Tinjau Korban Banjir di Banjar Kalsel, Mensos Janjikan Huntara hingga Jaminan Hidup
-
Gus Yahya Bantah Tunjuk Kembali Gus Ipul sebagai Sekjen PBNU
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?
-
Klaim Pakai Teknologi Canggih, Properti PIK2 Milik Aguan Banjir
-
6 HP Murah dengan Kamera Terbaik Januari 2026, Harga Mulai 2 Jutaan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
Terkini
-
Waspada Banjir di Puncak Musim Hujan, Ini 5 Hal Penting yang Wajib Disiapkan
-
Rismon Siap Buka-bukaan di Sidang KIP Besok: Sebut Ijazah Gibran Tak Penuhi Dua Syarat Krusial
-
Tepis Isu Perpecahan Kabinet, Prabowo: Jangan Percaya Analisis Orang Sok Pintar di Medsos!
-
Kisah Warga Cilandak Timur Hadapi Banjir di Balik Tanggul Anyar
-
Megawati Hadiri Penutupan Rakernas I PDIP, Sampaikan Arahan dan Rekomendasi Partai
-
BNI Dukung Danantara Serahkan 600 Hunian Layak Pascabencana di Aceh Tamiang
-
Nota Perlawanan Kasus Dugaan Korupsi Chromebook Ditolak, Nadiem Makarim: Saya Kecewa
-
Gaji ASN Pemprov Gorontalo Macet, Gubernur Gusnar Ismail Sampaikan Permohonan Maaf
-
Terjebak Tiga Hari di Tengah Ancaman OPM, 18 Karyawan Freeport Dievakuasi TNI
-
Usai Resmikan Sekolah Rakyat, Prabowo Lanjutkan Kunjungan ke Balikpapan dan IKN