Suara.com - Peristiwa tewasnya seorang dosen bernama Harlin Yusuf pada Jumat (11/7/2025) membuat Universitas Negeri Makassar (UNM) gempar. Pasalnya, mayat korban ditemukan dalam kondisi tergantung di pohon Kampus Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan Makassar.
Perihal penemuan mayat dosen UNM diungkapkan oleh Kapolsek Rappocini Kompol Ismail. Setelah ditemukan tewas, mayat korban telah dievakuasi ke rumah sakit untuk kepentingan penyelidikan kepolisian.
"Betul, korban merupakan dosen UNM. Saat ini jenazahnya masih berada di RS Bhayangkara (divisum)," ujar Kompol Ismail dikutip dari Antara, Sabtu (12/7/2025).
Jenazah korban ditemukan warga telah tergantung di pohon dalam kondisi mengenaskan di kompleks Kampus Poltekkes Kementerian Kesehatan Makassar, Jalan Emmy Saelan, Kelurahan Tidung, Kecamatan Rappocini.
Atas kejadian itu warga melaporkan ke polisi, dan selanjutnya dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengevakuasi korban dengan menurunkan jenazahnya lalu di bawa ke Rumah Sakit Bayangkara.
Dari pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban setelah dilakukan pemeriksaan di Rumah Sakit. Dugaan sementara korban meninggal karena bunuh diri.
Dari identifikasi tim Dokpol Polda Sulsel serta Inafis awalnya sempat kesulitan karena korban tidak memiliki tanda pengenal. Namun akhirnya diketahui merupakan dosen UNM, Jurusan Pendidikan Khusus Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP).
Polisi juga menemukan sepeda motor dengan nomor polisi DD 6618 FT diduga milik korban di dekat lokasi kejadian berdekatan dengan pohon korban ditemukan tergantung.
"Kami menerima laporan dari warga, ada orang gantung diri. Hasil pemeriksaan murni bunuh diri, tidak ada indikasi penganiayaan. Namun kami tetap menangani kasus ini," katanya menekankan.
Baca Juga: Tahi Lalat Identik Pegawai Kemendagri, Polisi Tes DNA Mayat Termutilasi di Ciliwung Supaya Akurat
Saat ditanyakan apa motif sampai korban mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri, kata Ismail, masih proses pendalaman penyidik dan belum menemukan petunjuk serta masih mengumpulkan keterangan-keterangan.
Kepala Humas UNM Burhanuddin saat dikonfirmasi membenarkan bahwa korban adalah salah satu dosen pengajar di UNM. "Betul, yang bersangkutan dosen kami. Pihak fakultas sudah menyampaikan ucapan duka," katanya singkat.
Hal senada disampaikan Dekan FIP Prof Abdul Samad membenarkannya.
"Beliau betul dosen kami di Jurusan Pendidikan Khusus," ucapnya dengan singkat saat dikonfirmasi wartawan.
Korban diketahui dosen pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja atau PPPK dan merupakan alumni dari Universitas Halu Oleo Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara.
Berita Terkait
-
Tahi Lalat Identik Pegawai Kemendagri, Polisi Tes DNA Mayat Termutilasi di Ciliwung Supaya Akurat
-
Mayat Tanpa Kepala di Kali Ciliwung Ternyata Pegawai Kemendagri, Keluarga Akui Ciri-ciri Identik!
-
Mayat Pria Termutilasi di Kali Ciliwung Pegawai Kemendagri? Ini Fakta Baru Kasusnya!
-
Cuma Pakai Celana Dalam, Heboh Mayat Tanpa Kepala di Kali Ciliwung usai Jakarta Kebanjiran: Dibunuh?
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
Terkini
-
Minta Maaf ke Publik, Kapolri: Anggota Cederai Keadilan Akan Kami Tindak Tegas!
-
Polisi Tahan Ayah dan Anak Penganiaya Tetangga di Cengkareng, Terancam 7 Tahun Penjara
-
Ugal-ugalan dan Lawan Arus, Mobil Calya Diamuk Massa di Gunung Sahari
-
Golkar Dukung Langkah Sufmi Dasco Tunda Impor 105 Ribu Mobil Niaga India
-
Pasca-kecelakaan Beruntun, DPRD DKI Minta Transjakarta Evaluasi Penempatan Depot dan Jam Kerja Sopir
-
Sulap Kawasan Padat Jadi Destinasi Kuliner, Pemprov DKI Dukung Gentengisasi Menteng Tenggulun
-
Kemensos Gelar Operasi Katarak Gratis di Bekasi
-
Jelang Mudik Lebaran, Kapolri Minta Jajaran Maksimalkan Pengamanan Nasional
-
Polisi Turun Tangan Dalami Kasus Relawan Diteror Bangkai Anjing Tanpa Kepala di Aceh Tamiang
-
Adian Napitupulu Murka Ketua BEM UGM Diteror: Ini Kemunduran Demokrasi!