Suara.com - Polda Riau menetapkan seorang pengusaha kosmetik berinisial NS sebagai tersangka dalam kasus penipuan dan penggelapan bermodus investasi bisnis kecantikan, Selasa 24 Juni 2025.
Dalam menjalankan aksinya, NS menggunakan nama besar RANS Entertainment, perusahaan milik selebriti Raffi Ahmad dan Nagita Slavina.
Kuasa hukum korban, Eva Nora menyatakan jika kliennya EI harus menanggung kerugian mencapai Rp6,8 miliar.
"Kasus ini bermula dari sebuah seminar bisnis yang diadakan di Pekanbaru. Di sana, klien kami pertama kali bertemu dengan NS. Setelah pertemuan tersebut, komunikasi berlanjut melalui media sosial," ujarnya dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Senin (14/7/2025).
Eva Nora menyebutkan kliennya terjerat bujuk rayu investasi bisnis kosmetik yang ternyata tidak jelas pertanggungjawabannya.
Awalnya tersangka NS melalui percakapan online memperkenalkan sebuah rencana ambisius dengan membuka gerai kecantikan bernama Scoo Beauty Inspira yang berada di kawasan Tobek Godang Jalan HR Soebrantas Pekanbaru.
Dengan alasan itu korban tertarik untuk berinvestasi. Apalagi NS mengklaim bahwa bisnis tersebut akan bekerja sama dengan manajemen RANS Entertainment.
"Pelaku menyebut bahwa bisnis ini akan digandeng oleh RANS, dan tentu saja nama sebesar itu memberikan impresi kredibel kepada klien kami. Ini menjadi faktor utama yang mendorong klien kami tertarik berinvestasi," sebut kuasa hukum.
Menurut Eva, NS awalnya menawarkan kerja sama dengan nilai investasi sebesar Rp8 miliar. Kemudian setelah dilakukan diskusi dan negosiasi, disepakati bahwa korban akan menginvestasikan dana awal sebesar Rp2 miliar dengan perjanjian bagi hasil 60 persen untuk korban.
Baca Juga: Raffi Ahmad Dicatut Kasus Penipuan Bisnis Kecantikan Rugikan Hampir Rp7 Miliar
Namun seiring berjalannya waktu, korban terus menyetor dana secara bertahap. Akumulasi dana yang digelontorkan korban akhirnya membengkak hingga Rp6 miliar.
Tak hanya itu, pinjaman pribadi sebesar Rp500 juta yang dijanjikan akan NS dikembalikan pada Mei 2024 hingga saat ini janji itu tidak pernah ditepati.
"Klien kami pada akhirnya menjadi investor tunggal dalam proyek Scoo Beauty Inspira. Bahkan fotonya sempat dipajang di toko sebagai bentuk pengakuan atas perannya dalam mendanai usaha tersebut," tambah Eva.
Masalah mulai muncul setelah toko kecantikan resmi dibuka. Korban mulai merasa ada yang tidak beres dan meminta laporan penggunaan dana serta Rencana Anggaran Biaya (RAB).
Namun permintaan tersebut tak kunjung dipenuhi.
"Klien kami terus meminta transparansi. Tapi setiap kali diminta dokumen RAB, pihak NS menghindar atau memberi alasan yang tidak jelas," lanjut Eva.
Ketidakberesan ini mendorong korban untuk melakukan audit internal pada Desember 2024.
Hasilnya cukup mengejutkan, NS dan timnya ternyata tidak memiliki modal pribadi sama sekali dalam proyek tersebut. Semua pembiayaan murni berasal dari korban.
Tak hanya itu, NS juga diketahui terlibat konflik hukum lain dengan rekan bisnisnya yang lain di Jakarta, yang berujung pada gugatan perdata di Pengadilan Negeri Jakarta Utara.
Korban pun memutuskan untuk menempuh jalur hukum dan melaporkan kasus ini ke Polda Riau.
Tag
Berita Terkait
-
Bukan Sembarang Mobil Tua! Ini Spek Honda HR-V Gen 1 Kado Gading Marten untuk Raffi Ahmad
-
Beda Reaksi Raffi Ahmad Dapat Kado dari Nagita Slavina vs Gading Marten, Ada yang Diprotes Rafathar
-
Tolak Rumah dari Raffi Ahmad, Fahmi Bo Mantap Pilih Hadiah Gratis Tinggal di Kontrakan 2 Tahun
-
Ultah ke-39, Raffi Ahmad Dapat Kado Kendaraan Akhirat dari Irfan Hakim
-
Heboh! Nagita Slavina Bidik Saham VISI, Bosnya Bilang Lagi Tahap Nego
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!