Suara.com - Misteri kematian Arya Daru Pangayunan, diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) yang ditemukan tewas dengan wajah terlilit lakban di indekos, masih menjadi teka-teki besar bagi polisi maupun keluarga.
Di balik tragedi ini, kakak ipar Daru, Meta Bagus, mengungkap kebiasaan Daru dan istrinya Meta Ayu Puspitantri atau akrab disapa Pita.
Kebiasaan ini yang menjadi alasan kuat bagi sang istri untuk curiga ketika komunikasi itu tiba-tiba terputus.
Bagus bilang bahwa Daru dan istrinya, Pita bersama anak-anaknya, memiliki rutinitas dalam hal komunikasi.
"Kebiasaannya Pita sama Daru dan anak-anaknya bangun tidur sama mau tidur itu selalu video call. Selalu! Selalu, video call," tegas Bagus, saat ditemui di kediamannya, Selasa (15/7/2025).
Oleh sebab itu, ketika komunikasi tak berjalan seperti biasanya, Pita langsung merasa ada yang tidak beres.
"Nggak pernah [putus komunikasi], bisa dibilang kalau absen itu hanya absen waktunya ya. Mungkin biasa yang jam lima pagi habis subuh, ini mungkin jam enam gitu. Tapi pasti [kontak video call]," ucapnya.
Disampaikan Bagus, kecurigaan Pita bahkan sudah muncul sejak malam hari sebelum Daru ditemukan meninggal di kamar kos Gondia International Guesthouse, Jalan Gondangdia Kecil, Menteng, Jakarta Pusat pada Selasa (8/7/2025) lalu.
Padahal sebelum itu komunikasi antara keduanya masih berjalan lancar dan normal saat Daru berbelanja di mal Grand Indonesia (GI) untuk persiapan ke Finlandia.
Baca Juga: Misteri Kematian Diplomat Arya Daru: Keluarga Ungkap Fakta Ini, Desak Pengawalan Kasus
Namun ketika hendak pulang dan masih menunggu taksi sekitar kurang lebih pukul 21.00 WIB malam, komunikasi keduanya tak lagi berjalan lancar. Bahkan Daru sudah tak bisa dihubungi.
"Kalau Pita kontak [penjaga] kostan itu sudah dari malamnya," ujarnya.
Hal itu dilakukan karena secara logika, perjalanan dari Grand Indonesia ke kawasan Gondangdia atau tempat kos Daru, paling lama akan memakan waktu lebih dari satu jam, bahkan dalam kondisi macet.
Kekhawatiran makin menjadi saat Pita tak juga bisa menghubungi suaminya malam itu. Bahkan ketika diperkirakan seharusnya Daru sudah sampai di kos, ponselnya tetap tak aktif.
Bagus menambahkan bahwa sebelum tidur dan setelah bangun, Daru dan keluarganya nyaris tak pernah absen video call. Bahkan hingga anak-anaknya benar-benar tidur.
Daru biasanya masih akan menunggui anak-anaknya hingga tertidur lewat video call bersama sang istri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
Terkini
-
TPS Tambora Uji Coba Eco Lindi untuk Atasi Bau Sampah dan Gas Metana
-
Ledakan Bubuk Mesiu Hancurkan Desa di Myanmar, 55 Orang Tewas
-
Disambut Menhan Sjafrie, Prabowo Beri Penghormatan Terakhir untuk Jenderal Ryamizard di Kemhan
-
Warga Teriak Minta Tolong! 9 Nyawa Lolos dari Maut saat Rumah Dinas TPU Kebon Nanas Terbakar
-
Mimpi Nikah Kandas! Pasutri WO Jaktim Penipu Rp2,6 M Ditahan usai Jerat 58 Pasangan
-
Biadab! Biksu 71 Tahun Pengurus Pohon Suci Budha Lecehkan Gadis 11 Tahun
-
Menaker: Sertifikasi Kompetensi Diberikan Gratis bagi Alumni MagangHub di 21 Balai Pelatihan Vokasi
-
Bukan Pembersihan Biasa! Butuh 6 Bulan untuk Bikin Tugu Monas Kembali Kinclong
-
Mendagri Tito Ajak PIKI Ambil Peran Strategis Wujudkan Indonesia Emas 2045
-
Jaga Stabilitas dan Pemerataan Ekonomi, Mendagri Dorong Kepala Daerah se-Sulawesi Perkuat Sinergitas