Setiap anggota bisa membuka aplikasi PSI, melihat visi-misi kandidat, dan memilih sesuai nuraninya tanpa tekanan.
Di sinilah kekuatan Bro Ron terletak, kemampuannya meyakinkan individu, satu per satu, melalui kampanye digital dan gagasannya.
Data sementara yang menunjukkan perolehan suara yang tipis antara keduanya semakin menguatkan argumen ini. Ini bukan lagi pertanda Kaesang kuat, melainkan sinyal bahwa Bro Ron berhasil menggerogoti basis suara petahana secara signifikan.
Momentum Bro Ron dan Ujian Bagi Demokrasi PSI
Kaesang Pangarep mungkin masuk ke kontestasi ini dengan popularitas dan sumber daya yang lebih besar.
Namun, Bro Ron masuk dengan momentum dan narasi yang lebih relevan dengan semangat PSI itu sendiri, meritokrasi dan anti-elite.
Ironisnya, sistem one member, one vote yang kini menjadi 'senjata' bagi Bro Ron justru merupakan gagasan yang didorong oleh Kaesang.
"Mas Kaesang bilang, saya ingin ketika saya nggak jadi ketua umum lagi, saya sudah meletakkan satu dasar yang saya anggap baik di PSI," ungkap Plt Ketua Umum PSI, Andy Budiman kepada wartawan.
Kaesang telah membangun panggung demokrasi yang ideal, namun panggung itu kini memberinya tantangan terberat.
Baca Juga: Peluang Kaesang di Ujung Tanduk? Sistem 'One Member, One Vote' PSI Bisa Jadi Batu Sandungan
Pemilu Raya ini menjadi pembuktian apakah PSI benar-benar partai yang digerakkan oleh gagasan dan suara anggotanya, atau masih terjebak dalam kultus individu?
Kemenangan Bro Ron, jika terjadi, akan menjadi pesan kuat bahwa di dalam PSI, nama besar bukanlah segalanya.
Gagasan, kerja keras, dan kemampuan merebut hati ratusan ribu kader secara langsung adalah kunci kemenangan yang sesungguhnya.
Berita Terkait
-
Peluang Kaesang di Ujung Tanduk? Sistem 'One Member, One Vote' PSI Bisa Jadi Batu Sandungan
-
Didukung Penuh Banten, Agus Mulyono Pede Rebut Kursi Ketum PSI: Sejarah Kemenangan akan Terulang
-
Nomor Urutnya Sama dengan Prabowo saat Pilpres 2024, Kaesang Yakin Menang Pemilihan Ketum PSI
-
Dari Mawar ke Gajah 'Partai Super Tbk': Semua Jajaran Pengurus PSI Kompak Bungkam
-
Eksperimen Demokrasi Pemilihan Ketua Umum PSI, Bro Ron Yakin Kaesang Bisa Tumbang
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
- 4 Mobil Keluarga Bekas 50 Jutaan: Mesin Awet, Cocok Pemakaian Jangka Panjang
- 27 Kode Redeem FC Mobile 15 Januari 2026, Gaet Rudi Voller Pemain OVR 115
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
Misteri Hilangnya PK-THT di Langit Sulawesi: Bawa 10 Orang, GM Bandara Pastikan Ini
-
Daftar Lengkap 6 Nama Korban Meninggal Dunia Tragedi Asap Tambang Pongkor Bogor
-
Fakta Pahit! Sempat Dibantah Polisi, Kades Bangun Jaya Benarkan 6 Warganya Tewas di Lubang Pongkor
-
Wali Kota Ungkap Penyebab Daratan Sampah di Tanggul NCICD Muara Baru
-
Prabowo Kumpulkan Pimpinan TNI di Istana, Bahas Arah Strategi Pertahanan
-
Habiburokhman Tanggapi SP3 Kasus Ijazah Jokowi yang Libatkan Eggy Sudjana
-
5 Gerak Cepat Sufmi Dasco Ahmad untuk Percepatan Pemulihan Aceh
-
Bawa 11 Orang, Pesawat ATR 42 IAT yang Hilang Kontak di Maros Masih Dicari
-
Pesawat ATR 42 Rute Yogyakarta - Makassar Hilang Kontak di Maros Pangkep
-
Sekolah Rakyat Berasrama, Menteri PPPA: Hak Asuh Anak Tetap di Tangan Orang Tua