Suara.com - Selebgram Lisa Mariana akhirnya mengakui perannya dalam video syur yang viral di media sosial. Diperiksa Polda Jabar, fakta baru mengenai pemeran pria bertato dan penyebaran video via Telegram juga terungkap.
Misteri yang menyelimuti video syur yang menyeret nama selebgram Lisa Mariana mulai tersibak usai sang selebgram menjalani pemeriksaan di Polda Jawa Barat (Polda Jabar).
Setelah menjalani pemeriksaan maraton di Polda Jabar, Lisa Mariana akhirnya mengakui dirinya merupakan pemeran wanita dalam video syur yang telah menghebohkan jagat maya tersebut.
Pengakuan Lisa Mariana ini menjadi titik terang dalam penyidikan video syur yang dilakukan oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jabar.
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, memberikan keterangan resmi yang mengonfirmasi pengakuan tersebut.
Kata dia, Lisa Mariana telah diperiksa selama lebih dari enam jam pada hari Selasa, mulai dari pukul 10.30 WIB hingga 16.51 WIB.
Dalam pemeriksaan itu, Lisa bersikap kooperatif dan membenarkan semua dugaan yang mengarah kepada dirinya.
“Yang bersangkutan telah menyatakan betul bahwa itu dirinya. Pemeran dari video itu, salah satunya perempuan itu adalah dia," kata Hendra dilansir dari ANTARA, 16 Juli 2025.
"Demikian juga pemeran laki-laki yang sebelumnya sudah kita periksa, menyatakan juga bahwa itu dirinya," ungkap Hendra menyebut pemeran laki-laki juga sudah mengaku.
Baca Juga: Sindikat Penjual Bayi ke Singapura Diungkap Polda Jabar, Pelaku 'Pesan' Korban Sejak Dalam Kandungan
Identitas Pemeran Pria Bertato Terkonfirmasi
Tidak hanya Lisa, pemeran pria dalam video tersebut juga telah lebih dulu diperiksa dan memberikan pengakuan serupa.
Hendra menyebutkan bahwa kedua pemeran tersebut saling mengenal dan sosok pria dalam video memiliki ciri khas tato di tubuhnya.
Konfirmasi dari kedua belah pihak ini menguatkan bukti yang dimiliki penyidik.
Meski demikian, proses pemeriksaan terhadap Lisa Mariana belum sepenuhnya rampung.
Hendra menjelaskan bahwa pemeriksaan terpaksa dihentikan sementara karena sang selebgram mengeluhkan kondisi kesehatannya yang menurun.
Berita Terkait
-
Sindikat Penjual Bayi ke Singapura Diungkap Polda Jabar, Pelaku 'Pesan' Korban Sejak Dalam Kandungan
-
Lisa Mariana Akui Dirinya Pelaku Video Asusila yang Viral, Jadi Tersangka?
-
Jaringan Iblis Terbongkar: 8 Fakta Mengerikan Sindikat Penjual Bayi dari Jabar ke Singapura
-
Lisa Mariana Tak Berkutik di Polda Jabar: 7 Fakta Terbongkarnya Skandal Video Syur Dirinya
-
Dihargai Rp 11 Juta, 24 Bayi Asal Jabar Dijual ke Singapura, Diincar Sejak Dalam Kandungan?
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT
-
Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
-
HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas
-
Pacu Iklim Kompetisi Daerah, Kemendagri Gelar Apresiasi Pemda 2026 Regional Sulawesi
-
Bukan Melalui Kekerasan, Militerisasi Masuk ke Ranah Sipil Lewat Jalur Administratif Halus
-
Saiful Mujani: Pemilu Cacat Bikin Legitimasi Negara Runtuh, Serukan Boikot Jika Curang
-
Masalah Krusial di Mina Terkuak, Jemaah Haji Tak Makan 9 Jam hingga Tenda Melebihi Kapasitas
-
Bukan Sekadar Seremonial, Ini Alasan PDIP Wajibkan Lagu Bung Karno Bapak Marhaenisme