Salah satunya adalah PT Huadi Nickel-Alloy Indonesia (HNI). Selain itu ada PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS), PT Gunbuster Nickel Industry (GNI), PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI).
Djoko Widajatno menjelaskan, penyetopan produksi ini tak lepas dari naiknya biaya operasional, berkurangnya permintaan, serta kelebihan pasokan nikel di pasar global.
Saat ini, terdapat 147 proyek smelter nikel yang tersebar di Indonesia. Baik yang berbasis pirometalurgi maupun hidrometalurgi.
Dari jumlah tersebut, 84 di antaranya masih dalam tahap konstruksi atau perencanaan yang membuat sebagian besar kebutuhan bijih nikel belum bisa diserap maksimal.
RKAB atau Rencana Kerja dan Anggaran Biaya nikel yang disetujui pemerintah untuk 2025 mencapai 364 juta ton. Angka ini naik dari tahun sebelumnya yang sebesar 319 juta ton.
Namun, produksi berlebih di tengah melemahnya permintaan global justru menjadi beban tambahan bagi perusahaan smelter.
Sebelumnya, Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Selatan juga mengingatkan bahwa kondisi perekonomian Sulsel tengah menghadapi tekanan. Salah satunya akibat penurunan ekspor nikel.
Sebagai salah satu sektor andalan, penurunan aktivitas industri nikel seperti yang dialami PT Huadi di Bantaeng dikhawatirkan akan berdampak pada angka pertumbuhan ekonomi provinsi secara keseluruhan.
Apalagi, hilangnya aktivitas produksi juga berarti potensi restribusi daerah dari industri smelter bakal turun drastis.
Baca Juga: Geger! Gibran Ungkap Fakta Mengejutkan di Balik Parfum Branded: Kemenyan Setara Nikel?
Hal ini tentu menjadi pukulan tambahan bagi perekonomian lokal yang masih berjuang bangkit usai pandemi.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
- 4 Mobil Keluarga Bekas 50 Jutaan: Mesin Awet, Cocok Pemakaian Jangka Panjang
- 27 Kode Redeem FC Mobile 15 Januari 2026, Gaet Rudi Voller Pemain OVR 115
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
Menteri KKP: Tiga Personel PSDKP Hilang di Balik Kabut Maros
-
Operasi Modifikasi Cuaca, BPBD DKI Sebar 2,4 Ton Garam untuk Halau Hujan Jakarta
-
Pakar Ingatkan Bahaya Konsumsi Ikan dari Perairan Tercemar Sampah Muara Baru
-
Pesawat ATR 400 Hilang Kontak di Maros, TNI AU Terjunkan Helikopter Caracal Sisir Lokasi
-
Pakar Kesehatan Soroti Bahaya Lautan Sampah Muara Baru bagi Warga Pesisir
-
Misteri Hilangnya PK-THT di Langit Sulawesi: Bawa 10 Orang, GM Bandara Pastikan Ini
-
Daftar Lengkap 6 Nama Korban Meninggal Dunia Tragedi Asap Tambang Pongkor Bogor
-
Fakta Pahit! Sempat Dibantah Polisi, Kades Bangun Jaya Benarkan 6 Warganya Tewas di Lubang Pongkor
-
Wali Kota Ungkap Penyebab Daratan Sampah di Tanggul NCICD Muara Baru
-
Prabowo Kumpulkan Pimpinan TNI di Istana, Bahas Arah Strategi Pertahanan