Suara.com - Lebih dari 30 orang, termasuk 8 anak-anak, tewas dalam insiden terbaliknya kapal wisata di laut pesisir Provinsi Quang Ninh, Vietnam utara, pada Sabtu (19/7) sore, demikian dilaporkan media setempat.
Hingga jam 9 malam waktu setempat, personel perbatasan yang melakukan operasi penyelamatan telah mengevakuasi 34 jasad korban dari laut dan menyelamatkan 11 korban lainnya.
Sementara delapan orang masih belum ditemukan, menurut laporan VNExpress.
Kapal wisata bernama Wonder Sea tersebut terbalik di tengah ganasnya lautan di Teluk Ha Long dekat Gua Dau Go, Vietnam, pada pukul 13:45 waktu setempat.
Kapal tersebut membawa 48 penumpang dan lima awak, yang sebagian besar adalah warga Vietnam dan merupakan keluarga dengan kanak-kanak, dikutip dari otoritas provinsi.
Menurut VNExpress, operasi penyelamatan yang diluncurkan pada sore hari di tengah hujan deras dan badai tersebut masih berlangsung.
Operasi penyelamatan melibatkan dua kapal khusus penyelamatan dan 27 kapal lainnya.
Termasuk kapal patroli perbatasan, kapal milik angkatan laut dan kepolisian, serta perahu milik warga sipil.
Perdana Menteri Vietnam Pham Minh Chinh menyampaikan belasungkawa kepada para keluarga korban, baik yang meninggal ataupun cedera dalam insiden tersebut.
Baca Juga: Piala AFF U-23 2025: Vietnam Bantai Laos 3-0, Thailand Tak Beri Ampun Timor Leste
Ia juga menugaskan Wakil PM Tran Hong Ha untuk mengepalai operasi penyelamatan di Provinsi Quang Ninh.
Teluk Ha Long, wilayah laut seluas lebih dari 579 mil persegi dan memiliki hampir 2.000 pulau.
Diakui sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO dan menarik kunjungan hingga jutaan wisatawan domestik dan asing setiap tahunnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
KPK Bawa Bupati Cilacap dan Sekda ke Jakarta Usai OTT, 13 Orang Diperiksa Intensif
-
Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak, Amerika Sebut Kecelakaan tapi Iran Klaim Ditembak Rudal
-
Kebakaran Hebat di Tambora Jakbar, 25 Rumah Hangus dan 206 Warga Terpaksa Mengungsi
-
Andrie Yunus Disiram Air Keras, Menko Yusril: Pola Serangan Terencana dan Terorganisir
-
Serangan Brutal AS-Israel Sengaja Targetkan Anak-anak, Kemenkes Iran Rilis Data Mengerikan
-
Pakar UGM Kritik Serangan AS ke Iran: Ada Standar Ganda Soal Nuklir Israel
-
Solidaritas Tanpa Batas: Warga Iran Tetap Bela Palestina di Tengah Gempuran Rudal AS-Israel
-
GMNI Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Prabowo dan Kapolri Bertindak
-
TMP Bakal Dikelola Kemenhan, Gus Ipul Sebut Kemensos Tak Punya Kapasitas Cukup
-
Isu Sanksi AS Usai Indonesia Borong Rudal BrahMos Rp 5,9 Triliun, Pakar Buka Suara