Suara.com - Presiden Republik Indonesia (RI) ke-8, Prabowo Subianto, membuat pernyataan bahwa Partai Solidaritas Indonesia (PSI) bisa membaca suasana hati dan isi pikirannya dalam hal memilih gajah sebagai logo barunya hasil Kongres ke-I di Kota Solo, Jawa Tengah (Jateng), 19-20 Juli 2025 ini.
Di hadapan para hadirin acara Penutupan Kongres PSI, Sang presiden mengungkapkan bahwa gajah merupakan salah satu binatang yang dicintainya.
Ia mengatakan bahwa orang-orang terdekatnya bisa menjadi saksi untuk itu.
“PSI intelnya bagus sekali. Jadi, PSI ini bisa membaca isi hatinya Presiden Republik Indonesia. Banyak yang dekat dengan saya tahu betapa salah satu binatang yang paling saya sayangi adalah gajah,” tegasnya disambut tepuk tangan yang meriah dari peserta acara Penutupan Kongres PSI di Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), pada Hari Minggu (20/7/2025).
“Ini benar atau tidak siapa yang itu, mantan-mantan Sekpri (Sekretaris Pribadi) saya semua ya, benar kan. Kawan-kawan yang sudah pernah ke Hambalang di perpustakaan saya gambarnya itu semua gajah,” sambungnya mempertegas kecintaan dan kedekatannya dengan gajah.
Bahkan, Prabowo mengaku bahwa ia tengah membangun sebuah wilayah konservasi gajah dengan luas sebesar lebih dari 20 ribu hektar di Provinsi Aceh.
Ia mengatakan bahwa Menteri Kehutanan yang sekaligus merupakan salah satu pendiri PSI, Raja Juli Antoni, bisa menjadi saksi atas inisiatif tersebut.
“Saksinya Menteri Kehutanan dan Menteri Lingkungan Hidup, saya sedang membangun, punya rencana untuk membangun konservasi gajah,” ujarnya.
Sebelumnya, Ketua Umum (Ketum) PSI terpilih hasil Kongres PSI yang pertama di Kota Solo, Kaesang Pangarep, menjelaskan bahwa logo gajah menyimbolkan kekuatan, kecerdasan, keteguhan, dan solidaritas.
Baca Juga: Pertemuan Rahasia di Solo: Prabowo Laporkan Hasil Kunjungan ke Jokowi?
“Logo partai PSI kini resmi berubah menjadi gajah. Gajah adalah simbol kekuatan, kecerdasan, keteguhan, dan solidaritas,” ucapnya dalam pidato sebagai Ketum PSI di acara Penutupan Kongres PSI yang diadakan untuk pertama kalinya itu.
“Sifat-sifat yang kami ingin tanamkan dalam diri setiap kader PSI, berpikir jernih, bergerak bersama, tidak mudah goyah, menghadapi tantangan zaman,” lanjutnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
-
Pelatih Al Nassr: Cristiano Ronaldo Resmi Tinggalkan Arab Saudi
-
WHO: 13 Rumah Sakit di Iran Hancur Dibom Israel dan Amerika Serikat
-
Bahlil Lahadalia: Bagi Golkar, Lailatul Qadar Itu Kalau Kursi Tambah
Terkini
-
Kini Minta Maaf, Terungkap Pekerjaan Pengemudi Konvoi Zig-zag yang Viral di Tol Becakayu
-
Presiden Iran: Negara-negara Arab Tak Akan Lagi Diserang, Asal Tak jadi Alat Imperialis AS
-
Golkar 'Sentil' Bupati Fadia: Fokus Proses Hukum di KPK, Tak Perlu Alasan Tak Paham Birokrasi
-
Trump Minta Iran Menyerah Tanpa Syarat, Balasan Presiden Pezeshkian: Tak Akan Pernah
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
-
Kecam Dugaan Pelecehan di Panjat Tebing, DPR Bakal Segera Panggil Menpora
-
Prabowo Dikritik Tak Kecam Serangan AS-Israel ke Iran, Pengamat: Blunder Besar Kebijakan Luar Negeri
-
Jakarta Tetap Terbuka bagi Pendatang, Pramono Anung Pastikan Tak Ada Operasi Yustisi
-
Kecelakaan Tragis di Koja: Nenek Penumpang Ojek Tewas Terlindas Trailer Usai Pulang Berobat
-
Asah Insting Tempur, TNI AL Gelar Simulasi Halau Serangan Udara di Perbatasan Tarakan