Suara.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan pujian tinggi untuk Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM). Di hadapan 23.450 anggotanya, Kapolri secara terbuka mengakui peran vital Kokam sebagai 'tangan kanan' Polri dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di seluruh Indonesia.
Pujian ini disampaikan langsung oleh Sigit saat memimpin Apel Akbar KOKAM Pemuda Muhammadiyah 2025 di Stadion Tridadi, Sleman, Yogyakarta, Minggu (20/7/2025).
"Saya juga mengucapkan terima kasih atas dukungan yang telah diberikan KOKAM terhadap Polri dalam memelihara stabilitas Kamtibmas," kata Sigit sebagaimana dilansir Antara.
Menurut Sigit, peran KOKAM jauh melampaui sekadar pengamanan internal. Ia memaparkan bagaimana Kokam telah terlibat aktif dalam pengamanan berbagai event berskala nasional dan internasional, mulai dari perayaan keagamaan, pengamanan arus mudik, hingga terjun langsung dalam penanganan bencana alam.
"Ke depan, saya berharap sinergisitas yang telah terjalin selama ini dapat terus ditingkatkan. Sehingga kita dapat bersama-sama mendukung dan menyukseskan seluruh program dan kebijakan Pemerintah," ujar Sigit.
Lebih dari itu, Kapolri juga menyoroti peran KOKAM sebagai garda terdepan dalam merawat persatuan bangsa di tengah berbagai tantangan.
"KOKAM selalu hadir serta melangkah beriringan dengan Pemerintah untuk merawat nilai-nilai persatuan, kebangsaan, dan kemanusiaan, demi mewujudkan Negara yang Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur," ucap Sigit.
Oleh karena itu, Sigit mengajak seluruh kader Kokam dan Pemuda Muhammadiyah untuk terus menjadi perekat bangsa dengan menyebarkan pesan-pesan toleransi dan harmoni.
"Teruslah menyebarluaskan pesan toleransi beragama serta harmoni dalam keberagaman, sehingga Pemuda Muhammadiyah dapat menjadi simpul perekat persatuan dan kesatuan bangsa yang dapat menjadi modal untuk mewujudkan Indonesia sebagai Negara Nusantara yang Bersatu, Berdaulat, Maju, dan Berkelanjutan," tutup Sigit.
Baca Juga: Kapolri Hadiri Apel Akbar Kokam di Sleman, Pimpin 23 Ribu Anggota Muhammadiyah Jadi Petani
Tag
Berita Terkait
-
Kapolri Hadiri Apel Akbar Kokam di Sleman, Pimpin 23 Ribu Anggota Muhammadiyah Jadi Petani
-
Kapolri: Siswa SMA KTB dan Global Darussalam Academy Pemimpin Harapan Bangsa
-
Tragedi Pernikahan Anak Dedi Mulyadi: Polisi Gugur, Kapolri Beri Kenaikan Pangkat Luar Biasa!
-
Kapolri Ajak Kementerian hingga TNI Adu Tembak, Jaga Soliditas Sambil Cari Bibit Atlet
-
Dukung Program MBG, Kapolri Resmikan 28 SPPG Demi Jaga Quality Control
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
Terkini
-
Krisis Tersembunyi di Balik Belanja Online: Tanpa Regulasi Jelas, Sampah Kemasan Jadi Bom Waktu
-
Dirut KAI: Evakuasi KA Argo Bromo 100 Persen Rampung, KRL ke Cikarang Masih Dihentikan
-
Kisah Mantan Penjudi Takut Nonton Pertandingan Piala Dunia 2026, Kenapa?
-
Deretan Fakta Baru Penembakan Trump: Pelaku Naik Kereta dari LA, Senjata Dibeli dari 2023
-
Berapa UMR Jogja? Pengasuh Daycare Little Aresha Cuma Digaji Rp2 Jutaan Per Bulan
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
BPDLH Luncurkan Skema Blended Finance, Dorong Pembiayaan Perhutanan Sosial Berkelanjutan
-
Amerika Serikat Protes Keras Iran Jadi Pemimpin Sidang Nuklir NPT, Menghina Perjanjian Internasional
-
Komut KAI Singgung Ulah Taksi Listrik Hijau dalam Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur
-
Prabowo Perintahkan Investigasi Kecelakaan Kereta Bekasi, Siapkan Rp 4 T untuk Fly Over Perlintasan