Suara.com - PT Metra-Net (Metranet) yang merupakan anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), resmi memperpanjang kerja sama strategisnya dengan Netflix untuk tahun ketiga berturut-turut. Melalui unit solusi digital system integrator, Cazbox by Metranet, kolaborasi ini bertujuan memperkuat ekosistem hiburan digital di Indonesia dengan menghadirkan integrasi sistem yang mulus antara layanan Netflix dan berbagai platform digital lokal.
Cazbox memainkan peran utama dalam menyediakan teknologi integrasi yang memungkinkan pelanggan di Indonesia mengakses konten Netflix dengan lebih mudah dan efisien. Solusi yang dikembangkan memungkinkan layanan Netflix beradaptasi secara optimal ke dalam berbagai sistem mitra, menghadirkan pengalaman pengguna yang konsisten tanpa gangguan teknis.
Kolaborasi ini telah berkontribusi terhadap peningkatan signifikan jumlah pelanggan Netflix di Indonesia, terutama melalui berbagai penawaran bundling dengan layanan digital lokal yang diluncurkan dalam beberapa tahun terakhir. Metranet juga tengah mengembangkan inisiatif serupa untuk memperluas jangkauan Netflix ke segmen-segmen lain, termasuk pelanggan broadband dan rumah tangga.
Sebagai bagian dari kolaborasi ini, Metranet juga aktif mendukung kampanye promosi konten unggulan Netflix, seperti Squid Game, One Piece (Live Action), dan berbagai judul populer lainnya yang terbukti mendapat sambutan positif dari masyarakat Indonesia.
“Melalui solusi teknologi lokal yang kami kembangkan, kami bukan hanya menjembatani kebutuhan sistem, tetapi juga mendorong percepatan kolaborasi global-lokal yang berdampak luas bagi ekosistem digital Indonesia,” ujar Direktur Bisnis Metranet Faisal Yusuf.
Layanan Digital System Integrator yang ditawarkan Cazbox dirancang untuk menjaga efisiensi teknis dan mempercepat waktu implementasi tanpa perlu mengubah sistem inti dari para mitra. Kemitraan ini menjadi bukti nyata peran Metranet sebagai Digital Enabler for the Nation dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor antara teknologi lokal dan penyedia konten global. ***
Berita Terkait
-
Culture Festival 2025 Telkom: Perayaan Kolaborasi dan Kesadaran Siber
-
Indonesia Hub Digital Asia Pasifik: Telin Resmikan CLS Manado-Minahasa, Gerbang Utama Bifrost!
-
Al-Azhar Bekasi Go Digital! Telkom Dukung Transformasi Pendidikan Nasional
-
Makin Modern dan Agile, Telkomsigma Dorong Pemanfaatan AI untuk Percepat Digitalisasi Bisnis
-
Telkom Luncurkan Aksi Sosial, Bangun 51 Sarana Air Bersih dan Sanitasi Layak di Lima Kota/Kabupaten
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup
-
Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM
-
Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa
-
Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut
-
Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang
-
Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19
-
Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps
-
Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli
-
Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir
-
Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran