Ancaman hukumannya adalah pidana penjara minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun serta denda hingga Rp5 miliar.
"Kami minta masyarakat, khususnya orang tua agar terus waspada dan tidak ragu melapor jika ada kasus kekerasan seksual anak," sebutnya.
Salah satu korban, OZ, bahkan memberanikan diri untuk buka suara.
Ia mengaku masih ingat jelas kejahatan Fany pada tahun 2023 lalu terhadapnya.
"Saya ingat sekali malam itu tanggal 28 Oktober 2023. Waktu itu saya harus ikut lomba dan karena sudah malam, saya terpaksa potong rambut di salon itu," ungkap korban.
Salon yang ia maksud adalah milik Fany, pelaku kekerasan seksual yang baru saja ditangkap Tim Jatanras Polrestabes Makassar di Kabupaten Barru.
Awalnya, OZ tidak merasa ada yang janggal. Ia hanya ingin merapikan rambut sebagai persiapan tampil di panggung keesokan harinya.
Namun usai memotong rambut, suasana berubah. OZ merasa tidak nyaman saat pelaku mulai bersikap tidak wajar.
"Setelah selesai potong rambut, dia malah menawarkan hal-hal aneh. Saya langsung merasa ada yang tidak beres," tuturnya.
Baca Juga: Modus Iblis Guru Cabul di NTB: Ancam Sebar Video Mesum, Cabuli Siswi Sejak SD hingga Kini di SMA
Dalam kondisi bingung dan mulai panik, OZ berusaha tetap tenang. Namun perasaan itu terbukti benar ketika pelaku mulai meraba-raba tubuhnya.
OZ menyebut bahwa instingnya saat itu benar-benar menyelamatkan. Ia berpura-pura mencari alasan agar bisa kabur.
Meski peristiwa itu sudah berlalu hampir dua tahun, OZ mengaku masih merasa trauma.
Namun kini, setelah pelaku tertangkap, OZ memberanikan diri menyampaikan kisahnya agar tak ada lagi korban yang mengalami hal serupa.
OZ juga menyampaikan apresiasi terhadap tim Jatanras Polrestabes Makassar yang telah bergerak cepat dan berhasil membekuk pelaku meski sempat kabur berpindah-pindah lokasi.
"Sebagai salah satu korban, saya sangat bersyukur dia akhirnya ditangkap Jatanras. Semoga mendapat balasan di tahanan," ujarnya.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Beri Kepastian Lahan bagi Masyarakat, Kemenhut Realisasikan 3,11 Juta Hektare TORA
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian
-
Tak Ada di KUHAP, Penanganan Kasus Eks Jampidsus Tak Boleh Diberi Perlakuan Istimewa
-
Aroma Persaingan Pileg 2029 Mulai Terasa, Waketum PAN Soroti Keberanian Kaesang Nyaleg di Jateng
-
Viral Kabar Ajudan Febrie Adriansyah Ditembak Orang Misterius, Polisi: Hoaks
-
Jadwal Pasar Murah di Kampar dan 4 Kecamatan Wilayah Pekanbaru