Suara.com - Media sosial, terutama TikTok kembali menjadi panggung tren viral baru. Setelah sebelumnya ramai pencarian soal Andini Permata, kini giliran "trend Mama Muda" yang mencuri perhatian netizen.
Konten ini mendadak melejit di FYP (For You Page), memunculkan wajah-wajah baru yang sukses memikat jutaan mata.
Salah satu video yang paling mencolok datang dari akun @_hellonisaa21. Dalam sekejap, videonya ditonton lebih dari 8,6 juta kali, menjadi magnet perhatian di tengah derasnya lautan konten TikTok.
Dalam video berdurasi kurang dari satu menit, Nisa yang diperkirakan berusia 21 tahun memerankan sosok ibu muda dengan gaya yang unik.
Ceritanya bermula dari seorang siswa yang bertamu ke rumah temannya dan salah mengenali ibu temannya sebagai "kakak".
Tiba-tiba muncul perempuan muda mengenakan daster, memegang sapu dengan serbet di pundak, gaya khas ibu rumah tangga di Indonesia.
Riasan mencolok hasil filter TikTok memperkuat karakternya. Lucu, relatable, dan visualnya menghibur. Kombinasi ini membuat konten tersebut relatable dan viral.
Kolom komentarnya pun banjir pujian dan perbandingan dengan kreator lain seperti Kak Aesh dan Chez, yang juga dikenal lewat tren Mama Muda.
"Trend Mama Muda terbagus menurutku. Kak Aesh, Chez, dan kakak ini," tulis seorang netizen.
"Tetap menang Kak Aesh," sahut lainnya.
Siapa Sosok Nisa?
Meski belum banyak informasi pribadi tentang Nisa, ia sudah memiliki 45,3 ribu followers per 23 Juli 2025. Walau belum diketahui apakah ia benar-benar seorang ibu rumah tangga, persona "Mama Muda" yang ia tampilkan berhasil menangkap atensi warganet.
Menariknya, akun TikTok Nisa tak hanya berisi satu video viral. Ia cukup aktif mengikuti berbagai tren TikTok terbaru dan berhasil menjaga konsistensi engagement.
Kini, ia bahkan sudah membuka jasa endorsement lewat pesan langsung (DM), tanda bahwa kariernya sebagai content creator mulai menanjak.
Tips Menjadi Viral Lewat Tren "Mama Muda" di TikTok
Berita Terkait
-
Kolaborasi dengan Artis Korea Makin Dilirik, KACA 2026 Umumkan Deretan Pemenang
-
Iri Tetangga Punya Mobil Baru? Video Emak-Emak Buang Kunci Portal Viral
-
2 Pemuda di Medan Terancam Pidana 6 Tahun dan Denda Rp60 M Usai Isi Pertalite Pakai Jeriken
-
Pertamax dan Pertalite Trending, Publik Keluhkan Antrean Panjang serta Dampak BBM Mahal
-
Kawanan Tawon Serang Hajatan Gegara Musik Organ Tunggal, Tamu Kocar-kacir
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!