Suara.com - Aksi perampokan sadis terjadi di Kampung Bojong Jaya, Desa Samudra Jaya, Tarumajaya, Kabupaten Bekasi. Seorang wanita menjadi korban setelah kawanan perampok menyamar menggunakan kerudung miliknya dan mengancam akan menggorok leher korban jika berteriak.
Kapolres Metro Bekasi, Kombes Mustofa mengungkap perampokan itu terjadi malam hari pada 14 Juli 2025 dan telah direncanakan oleh pelaku.
“Kejahatan ini telah direncanakan beberapa hari sebelumnya oleh salah satu pelaku bernama MN (44) yang sempat datang ke rumah korban dua hari sebelum peristiwa terjadi,” kata Mustofa kepada wartawan, Jumat (1/8/2025).
Dalam perkara ini total empat pelaku berhasil ditangkap. Selain MN, tiga pelaku lainnya, yakni NM (50), SH (47), dan S (38).
NM dan SH berperan sebagai eksekutor. Saat kejadian mereka masuk ke rumah korban lewat jendela belakang, lalu menggunakan kerudung korban untuk menyamarkan identitas dan mengambil pisau yang ada di rumah tersebut untuk mengancam.
“Pelaku menodongkan pisau ke leher korban sambil berkata, ‘Diam, jangan teriak! Kalau teriak saya gorok leher kamu!’. Sementara itu SH menutup mata dan mulut korban menggunakan lakban bening,” ungkap Mustofa.
NM dan SH kemudian menggasak dua motor milik korban merek Honda Vario 125 dan Yamaha N-Max, serta satu ponsel Infinix. Hasil curian itu lalu dijual kepada MN dan SH.
“Kami memastikan para pelaku kejahatan, terutama yang menggunakan kekerasan, akan kami tindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” jelas Mustofa.
Keempat pelaku kekinian telah ditetapkan tersangka dan ditahan di Polres Metro Bekasi. NM dan SH dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. Sedangkan MN dan S dijerat Pasal 480 KUHP tentang penadahan, dengan ancaman 4 tahun penjara.
Baca Juga: Jebakan 'Silent Killer' Keuangan, Biaya Transportasi Lebih Mahal dari Gaji Sebulan?
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
Terkini
-
Guru Besar UMY Warning Pemerintah: Jangan Nekat Pindah ke IKN Kalau Belum Siap!
-
Peringatan Terakhir! Gerindra Tak Segan Copot Achmad Syahri dari DPRD Jember Usai Viral Merokok
-
Menakar Wacana Dedi Mulyadi: Mungkinkah Jawa Barat Hidup Tanpa Pajak Kendaraan?
-
Jaksa Agung Setor Rp10,2 Triliun ke Negara, Legislator PDIP: Bukti Nyata Selamatkan Aset
-
Plot Twist! Polisi Ciduk Tersangka Pencuri Laptop di Kalideres, Pelaku Ternyata Tetangga Korban
-
Disidang Usai Viral Main Game dan Merokok di Rapat, Begini Tampang Anggota DPRD Jember Achmad Syahri
-
Mohamad Sobary Tegas Bantah Gus Dur Pernah Puji Prabowo Orang Paling Ikhlas: Tak Ada Kitabnya!
-
Modus 'Fatherless', Kepala Sekolah SMK Pamulang Diduga Lakukan Child Grooming ke Siswi
-
Projo Bicara Soal Kesehatan Jokowi, PSI Langsung Buka Suara
-
Ternyata Bukan Kali Pertama WNA Jadi Sasaran Jambret di Bundaran HI