Jokowi menegaskan bahwa salah satu yang paling mendesak adalah soal subsidi pupuk bagi para petani.
Mendengar titipan itu, Sudewo merespons dengan penuh keyakinan dan semangat.
"Siap, terima kasih Bapak," jawab Sudewo.
Dia berjanji akan melaksanakan seluruh arahan tersebut dengan sepenuh hati.
"Akan kami laksanakan sepenuh hati," tegasnya.
Sudewo juga menyatakan siap bekerja keras demi masyarakat Pati.
"Siap bekerja keras," ujarnya singkat.
Sudewo berharap dapat menjadi pemimpin yang amanah dan berpihak kepada rakyat.
"Saya mudah-mudahan menjadi Bupati yang amanah untuk rakyat Kabupaten. Amin," tutupnya.
Baca Juga: Kini Bantah Tantang Rakyat, Bupati Pati Sudewo Disindir Jago Ngeles: Obat Amnesia Belum Diminum Pak?
Namun, janji tersebut kini dipertanyakan banyak pihak.
Sejumlah warganet menyindir bahwa "titipan" dari Jokowi justru menjadi pembenaran atas sikap keras dan kebijakan memberatkan rakyat.
"Oh pantesan Sudewo ini berani menantang warganya. Ternyata karena ini toh," tulis seorang netizen.
Komentar lain berbunyi, "Siap bekerja keras. Bekerja untuk keluarga dan kelompok sendiri. Keras kepada rakyat dan oposisi."
Bahkan ada yang menyentil, "Sudah nggak menjabat presiden kok masih aja repot kasih instruksi dan cawe-cawe. Kemaruk atau haus kekuasaan sih si Jokowi?"
Kenaikan tarif PBB-P2 ini diatur dalam Peraturan Bupati Pati Nomor 17 Tahun 2025, menggantikan regulasi sebelumnya yaitu Perbup Nomor 12 Tahun 2024.
Menurutnya, penyesuaian tarif PBB seharusnya dilakukan setiap tiga tahun, tetapi selama 14 tahun terakhir tarif tersebut tidak pernah berubah.
Dia mengklaim bahwa tidak semua objek pajak dikenakan kenaikan hingga 250 persen.
Meski begitu, protes warga terus bergulir, khususnya diarahkan pada gaya kepemimpinan Sudewo.
Viral unggahan-unggahan lama yang memperlihatkan dirinya tengah menyawer penyanyi dangdut saat kampanye.
Hal ini semakin memperburuk citranya di mata publik, terutama setelah pernyataannya dalam sebuah forum dinilai menantang warga yang melakukan aksi demo.
Menanggapi gelombang kritik, Bupati Sudewo mencoba meredam ketegangan.
Dia menyampaikan permintaan maaf atas insiden penyitaan barang donasi untuk peserta demonstrasi.
Sudewo mengklarifikasi bahwa langkah itu diambil agar tidak mengganggu acara lain yang berlangsung bersamaan.
Dia juga menegaskan bahwa dirinya tidak berniat memusuhi rakyat dan membuka ruang bagi warga yang keberatan.
Namun, bagi banyak warga, janji itu belum cukup untuk menghapus kekecewaan.
Kontributor : Chusnul Chotimah
Berita Terkait
-
Guntur Romli: Safari Jokowi Tak Berdampak ke PDIP, Justru NasDem yang Harus Waspada!
-
Guntur Romli: Dulu Petugas Partai, Kini Jokowi Jadi 'Jongos PSI' Demi Dinasti 2029!
-
Sujud di Gerbang Lampung, Jokowi Awali Blusukan 3 Hari di Bumi Ruwa Jurai dengan Salat Jumat
-
Jokowi Disebut Bawa Misi Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Apa Kata Istana?
-
Jokowi Hadiri Rakorda PSI di Lampung, Siap Sampaikan Pandangan soal Politik Nasional
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Jejak Sadis Taufik Hidayat: 4 Indekos Jadi Saksi Bisu Yuvita Dibuat Buta hingga Lumpuh
-
Polisi Bongkar Home Industri Narkoba, Kamar Apartemen Disulap Jadi Tempat Produksi
-
Sekap dan Siksa Yuvita Pakai Helm, Sajam hingga Rokok: Taufik Hidayat Ternyata Penjahat Kambuhan!
-
Jokowi Safari Pakai Kemeja PSI, Golkar Santai Tak Khawatir Pemilih Migrasi
-
Jakarta Rangkul Konten Kreator untuk Jembatani Informasi Ibu Kota ke Warga
-
Empat Karyawan di Jaksel Sekap Teman Wanita Gara-gara Urusan Kantor, Begini Kronologinya
-
KPK Endus Aliran Duit Haram di Loket Imigrasi Bali, Biro Jasa Mulai 'Bernyanyi'
-
Kapolda Jabar: Taufik Hidayat Sangat Sadis, Harus Dihukum Maksimal 12 Tahun Penjara!
-
Prabowo Hadiri Konvensi Sains, Beri Taklimat di Hadapan 2.600 Akademisi
-
Identik dengan Gajah, Analis Bongkar Alasan Jokowi Pilih Lampung Jadi Target Safari Politik