Ini adalah bukti sahih bahwa audiens Indonesia, khususnya anak muda, tidak bisa lagi dianggap remeh. Mereka adalah konsumen media yang kritis dengan standar yang tinggi.
Mereka tidak anti nasionalisme; mereka anti pada eksploitasi nasionalisme untuk tujuan yang terasa tidak tulus.
Mereka mendambakan karya yang membanggakan karena kualitasnya, bukan karena momentum perilisannya.
Pada akhirnya, badai kritik ini bukanlah tanda kebencian, melainkan sebuah bentuk kepedulian yang keras.
Sebuah tuntutan agar kebanggaan nasional dibangun di atas fondasi kualitas, dedikasi, dan otentisitas, bukan sekadar laporan pertanggungjawaban di atas kertas.
Menurut Anda, apakah wajar sebuah karya yang didanai atau didukung lembaga besar dicurigai sebagai "proyek formalitas"?
Bagikan pendapat dan pengalamanmu di kolom komentar di bawah!
Tag
Berita Terkait
-
Siapa Pembuat Film Animasi Merah Putih One For All yang Tuai Kontroversi?
-
Trailer Film Highest 2 Lowest: Denzel Washington Terseret Kasus Penculikan
-
7 Fakta Viral Film Kartun Merah Putih One For All Banjir Dikritik, Kalah Jauh dari Jumbo?
-
Siap-Siap! Anime Made In Abyss Bakal Hadir dalam Film Series Terbaru
-
Sinopsis Film Weapons, Insiden 17 Murid Hilang Mendadak dalam Semalam
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Gus Ipul Sambangi KPK, Minta Pengawasan Pengadaan Barang Kemensos agar Bebas Korupsi
-
Kebakaran Rumah di Tanjung Barat, Satu Orang Meninggal Dunia: Diketahui Anggota BPK
-
Ahli: Virus Hanta di Kapal MV Hondius Tidak Berisiko Menjadi Pandemi Baru Seperti Wabah COVID-19
-
Tersangka Kasus Pencabulan di Pati Ditangkap, Menteri PPPA: Tak Bisa Diselesaikan Damai!
-
WHO Tegaskan Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar Bukan Awal Pandemi Baru
-
Tersangka Pencabulan Santriwati di Ponpes Pati Sempat Kabur, Menteri PPPA Desak Penahanan
-
3 Orang Meninggal Dunia, Kasus Pertama Hantavirus Ditemukan di Israel
-
Datang ke KPK, Gus Ipul Jelaskan Alasannya Pakai Mobil Listrik RI 27
-
Jelang Iduladha 2026, Pemprov DKI Siapkan 900 Sapi Kurban Bersertifikat Halal dan Sehat
-
Pemprov DKI Bagikan 357 Toren Gratis di Jakarta Timur, Warga Kini Tak Lagi Kesulitan Air Bersih