"Selain menewaskan dua anggota Brimob, KKB juga membawa kabur dua senjata api laras panjang jenis Ak- 47 beserta amunisinya," ungkap Kapolres.
Perampasan dua pucuk senapan serbu legendaris ini menjadi ancaman serius, karena senjata tersebut hampir pasti akan digunakan kembali dalam aksi-aksi teror mereka selanjutnya, membahayakan lebih banyak nyawa baik aparat maupun warga sipil.
4. Kelompok Aibon Kogoya Diduga Kuat Sebagai Pelaku
Aparat keamanan dengan cepat mengidentifikasi dalang di balik serangan mematikan ini. Dugaan kuat mengarah pada kelompok TPNPB yang dipimpin oleh Aibon Kogoya. "KKB yang diduga dari kelompok Aibon Kogoya," sebut AKBP Samuel Tatiratu.
Aibon Kogoya sendiri merupakan pimpinan dari TPNPB-OPM Komando Daerah Pertahanan (Kodap) VIII Intan Jaya, sebuah faksi yang dikenal agresif dan kerap melakukan serangan di wilayah Papua Tengah.
Pasca-insiden, lima karyawan PT. AMP Nabire yang selamat langsung dievakuasi ke Nabire, sementara jenazah kedua korban dibawa ke RSUD untuk dilakukan visum sebelum diserahkan kepada keluarga.
Berita Terkait
-
Cek Kondisi Rumah Warga, Mendagri & Menteri PKP Kawal Pembangunan di Papua Pegunungan
-
Mendagri Tegaskan Dukungannya Terhadap Program Pembangunan 2.200 Rumah di Papua Pegunungan
-
Hadiri Acara Bakar Batu, Mendagri dan Menteri PKP Jalin Dialog Bersama Masyarakat Papua Pegunungan
-
Pilkada Papua Memanas, Muncul Dugaan Pj Gubernur-Kapolda Intervensi PSU, Ada Bukti Rekaman
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran
-
Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur
-
Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha
-
Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar
-
9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi
-
DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan
-
Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara
-
Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau