Jika ditotal, koleksi mobil yang disita ini memiliki nilai yang sangat fantastis. Berikut adalah daftar lengkap mobil sitaan beserta perkiraan harganya di pasaran (harga baru atau model terkini):
- Toyota Alphard: Rp 1,4 Miliar - Rp 1,7 Miliar
- Mercedes-Benz Sedan (3 unit): Jika diasumsikan model C-Class atau E-Class, harganya berkisar Rp 1,2 Miliar - Rp 1,6 Miliar per unit.
- Mini Cooper: Sekitar Rp 980 Juta - Rp 1,2 Miliar
- BMW (model belum dispesifikasi): Mulai dari Rp 1 Miliar ke atas untuk model sedan atau SUV.
- Mitsubishi Pajero Sport 2.4 Dakar (2 unit): Sekitar Rp 650 Juta - Rp 750 Juta per unit.
- Toyota Rush: Sekitar Rp 300 Juta - Rp 315 Juta.
Selain mobil, penyidik juga telah menyita sejumlah uang tunai dalam berbagai mata uang, termasuk dolar, rupiah, dan mata uang asing lainnya.
Langkah penyitaan aset ini merupakan strategi Kejagung untuk memastikan pemulihan kerugian negara bisa berjalan maksimal, sambil terus memburu tersangka.
"Penyidik Jampidsus tidak hanya mengejar terhadap bersangkutan. Sambil menunggu kepastian yang bersangkutan bisa dihadirkan, kami juga mengejar aset untuk dalam rangka pemulihan kerugian negara,” ucap Anang.
Sebagai informasi, Muhammad Riza Chalid ditetapkan sebagai salah satu dari delapan tersangka baru dalam kasus korupsi tata kelola minyak mentah periode 2018–2023.
Ia yang merupakan beneficial owner PT Orbit Terminal Merak diduga melakukan intervensi terhadap kebijakan di PT Pertamina.
Salah satu perbuatannya adalah menyepakati kerja sama penyewaan Terminal BBM Tangki Merak, padahal pada saat itu PT Pertamina belum memerlukan tambahan fasilitas penyimpanan stok BBM.
Berita Terkait
-
'Kami Sudah Ingatkan!' Kejagung Turun Tangan, Desak Kejari Jaksel Eksekusi Silfester Matutina
-
Tak Cukup Jadi Buron, Kejagung Siapkan Jerat TPPU untuk Riza Chalid dalam Kasus Korupsi Pertamina
-
Lagi, Jejak Aset Buron Riza Chalid Terendus di Bekasi, BMW dan 2 Pajero Kembali Disita Kejagung
-
PK Tak Hentikan Eksekusi: Kenapa Komisaris BUMN Terpidana Silfester Matutina masih Melenggang Bebas?
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali