Suara.com - Sebuah akun Facebook bernama “Mak Aurel Aurel” pada Kamis, 3 Juli 2025, membagikan sebuah video [arsip] yang diklaim memperlihatkan peristiwa tsunami di Lampung pada Juli 2025.
Dalam narasinya disebutkan:
“Di daerah Lampung. air laut tiba2 naik dan banjir arus kencang sampai semua rumah terbongkar dan hancur dengan tiba2.”
Unggahan tersebut menjadi viral. Hingga Jumat (15/8/2025), video itu telah disukai hampir 7.000 kali dan mendapat lebih dari 800 komentar.
Melansir dari TurnBackHoax.id, tim pemeriksa fakta menelusuri potongan gambar dari video menggunakan Yandex Image.
Hasil teratas mengarah pada pemberitaan bbc.com berjudul “Japan earthquake: The path of the tsunami” yang tayang pada Senin, 14 Maret 2011.
Dari sana diketahui, video tersebut merupakan dokumentasi tsunami di berbagai lokasi dekat timur laut Jepang pada Maret 2011, bukan di Lampung.
Video yang diunggah akun Facebook “Mak Aurel Aurel” bukan hanya mengambil potongan lama, tetapi juga merupakan versi mirroring (dibalik secara horizontal) dan dipercepat durasinya dari rekaman asli.
Teknik manipulasi ini sering dipakai untuk membuat konten lama tampak baru dan dikaitkan dengan peristiwa terkini.
Baca Juga: CEK Fakta: Dedi Mulyadi Ikut Lomba Panjat Pinang Pakai Pakaian Dalam Wanita dan Dandan Menor
Dapat disimpulkan, klaim adanya “tsunami di Lampung pada Juli 2025” yang disebarkan melalui Facebook adalah tidak benar.
Faktanya, video tersebut merupakan rekaman lama dari tsunami Jepang tahun 2011 yang dimanipulasi sebelum diunggah kembali.
Dengan demikian, unggahan itu termasuk konten menyesatkan (misleading content).
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Siasat Busuk Eks Anggota Ombudsman Yeka Hendra Bela Mafia CPO Terbongkar, Kini Resmi Masuk Bui!
-
Mendagri Pastikan Pascabencana Sumatera Masuk Tahap Pemulihan, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan
-
Renduk Pemulihan Pascabencana Himpun 11.512 Kegiatan, Ini Skala Prioritasnya
-
Standardisasi Kemasan Rokok, Kebijakan Kesehatan atau Ancaman Ekonomi Rakyat?
-
Tak Pandang Bulu! Bareskrim Akui Anggota Polisi Berinisial AFH Terseret Kasus Narkoba B Fashion
-
Sambil Terisak, Megawati Tegaskan Indonesia Haramkan Hubungan Diplomatik dengan Israel
-
Uang Negara Menguap Triliunan! Kejagung Didesak Bongkar Mafia di Balik Investasi Telkomsel ke GoTo
-
Geger! Kafe AfterHour di Poins Square Hangus Dilalap Sijago Merah, Satu Karyawan Jadi Korban
-
Teka-teki 9 Kotak Jam Mewah Fadia Arafiq, KPK Buru Sisa Rolex yang 'Hilang' dari Wadahnya
-
Waspada Lewat S. Parman! Begal Modus Polisi Gadungan Gentayangan, Tuduh Korban Bawa Narkoba