Suara.com - Sebuah akun TikTok bernama “info.pppk_2025” pada Kamis, 24 Juli 2025, membagikan sebuah video yang mengklaim bahwa pendaftaran CPNS–PPPK Kementerian Agama (Kemenag) Tahun 2025 sudah dibuka.
Dalam narasinya disebutkan:
“Resmi Dibuka! Pendaftaran CPNS – PPPK Kemenag Tahun 2025 15 Juli – 28 Agustus 2025 untuk pendaftaran gratis tidak dipungut biaya. Untuk info selanjutnya atau info pendaftaran silahkan kunjungi web yang ada di bio profil.”
Hingga Jumat, 15 Agustus 2025, unggahan itu telah disukai 38 kali dan dibagikan ulang 13 kali.
Melansir dari TurnBackHoax.id, tim pemeriksa fakta, melakukan penelusuran dengan kata kunci “Pembukaan CPNS Kemenag 2025” di Google.
Hasilnya, melalui laman resminya kemenag.go.id pada Selasa, 15 Juli 2025, Kemenag menegaskan bahwa pemerintah belum membuka pendaftaran CPNS tahun 2025.
Laman Palsu untuk Modus Penipuan
- Tautan yang ditempatkan di bio akun TikTok “info.pppk_2025” tidak mengarah ke situs resmi pemerintah.
- Justru, laman tersebut berisi formulir palsu yang meminta data pribadi seperti nama lengkap, asal provinsi, dan akun Telegram.
- Praktik semacam ini merupakan indikasi modus penipuan dengan memanfaatkan antusiasme masyarakat terhadap rekrutmen CPNS.
Dapat disimpulkan, klaim bahwa pendaftaran CPNS Kemenag 2025 telah dibuka adalah tidak benar.
Unggahan berisi tautan “pendaftaran CPNS Kemenag 2025” itu merupakan konten tiruan (impostor content) yang dibuat untuk modus penipuan.
Baca Juga: CEK FAKTA: Benarkah Pendaftaran Petugas Haji 2026 Telah Dibuka?
Faktanya, hingga pertengahan Agustus 2025, pemerintah belum membuka pendaftaran CPNS.
Informasi resmi terkait rekrutmen hanya dapat diakses melalui situs pemerintah seperti kemenag.go.id dan sscasn.bkn.go.id.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Bripda Mesias Dipecat Tidak Hormat Usai Kasus Tewaskan Pelajar di Tual
-
DPR: Perjanjian Transfer Data RI-AS Harus Seimbang dengan Kedaulatan Digital dan Perlindungan Warga
-
Bantah Laporan Awal, Polda Sulsel Pastikan Bripda Dirja Tewas Akibat Penganiayaan
-
Menuju Piala Dunia 2026, DPR Minta Pengunduran Diri Dirut TVRI Tak Ganggu Stabilitas dan Kinerja
-
Terobos dan Rusak Portal JLNT Casablanca, 11 Motor Diamankan Polisi
-
Stunting Jadi Prioritas, Semarang Intervensi Gizi 78 Ribu Remaja dan Pantau 60 Ribu Balita
-
Membaca Amarah Publik pada Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP: Selesai Kontrak, Selesai Loyalitas?
-
Apes! Pria Ini Kehilangan Mobil Gara-Gara Mabuk dan Ketiduran di Pinggir Jalan
-
Saksi Ungkap Transaksi Rp 809 Miliar ke Gojek, GoTo Tegaskan Dana Kembali ke Kas
-
Kemensos Salurkan Bansos Rp2,56 Triliun untuk Korban Bencana di Pulau Sumatra