Suara.com - Beredar sebuah video di TikTok yang mengklaim bahwa Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) akan melakukan referendum untuk lima negara baru, dengan tiga di antaranya berasal dari Indonesia.
Video tersebut diunggah akun “Ones Pusop” pada Kamis, 2 Agustus 2025 dengan narasi:
“Mata Dunia Tertuju Kepada Persoalan Papua Barat.!
PBB MEMUTUSKAN AKAN MELAKUKAN REFERENDUM BAGI 5 NEGARA BARU DI DUNIA, 3 NEGARANYA DARI INDONESIA.”
Hingga Selasa, 19 Agustus 2025, konten ini sudah ditonton lebih dari 219 ribu kali dan mendapat 7.500 tanda suka.
1. Hasil Penelusuran Digital
Melansir dari TurnBackHoax.id, tim pemeriksa fakta melakukan penelusuran menggunakan teknik reverse image search.
Hasilnya mengarah ke kanal YouTube Free West Papua Campaign dan Alex Sobel, anggota parlemen Britania Raya.
Dalam video tersebut, Alex Sobel hanya menyinggung soal kunjungan Komisioner Tinggi Hak Asasi Manusia PBB ke Papua Barat pada April 2025, serta mempertanyakan perjanjian mineral Indonesia tahun 2024 dalam kaitannya dengan isu HAM.
Tidak ada pernyataan Sobel mengenai referendum pembentukan negara baru.
Baca Juga: CEK FAKTA: Benarkah Polisi Minta Warga Tidak Merugikan Bandar Judol?
2. Kewenangan PBB
PBB tidak memiliki kewenangan langsung untuk memutuskan referendum bagi suatu wilayah.
PBB dapat meminta atau mengesahkan referendum, misalnya terkait kemerdekaan, penggabungan ke negara lain, atau persetujuan konstitusi.
Namun, keputusan akhir ada pada penduduk wilayah tersebut, bukan PBB.
3. Cek Situs Resmi PBB
Dari penelusuran di laman resmi PBB (news.un.org), tidak ada pembahasan mengenai rencana referendum untuk lima negara baru, apalagi dengan klaim tiga negara berasal dari Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Sebut Tuntutan Kasus LNG Tidak Utuh, Nandang Sutisna: Kerugian Parsial Jangan Dipaksakan Jadi Pidana
-
Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
-
Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU
-
TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!
-
Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat
-
Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer
-
Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal
-
Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi
-
Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu
-
Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati