Suara.com - Beredar sebuah video di Facebook dengan klaim bahwa pemerintah telah resmi mengembalikan hasil sitaan judi ilegal kepada masyarakat.
Klaim tersebut diunggah akun “Game Mudah Jepe” pada Minggu, 3 Agustus 2025.
Narasi yang disertakan dalam unggahan berbunyi:
“Pemerintah resmi mengembalikan hasil sitaan judi ilegal ke rakyat.”
Unggahan ini dengan cepat viral. Hingga Rabu, 20 Agustus 2025, video tersebut sudah dilihat lebih dari 4,7 juta kali, mendapat 29 ribu tanda suka, dan menuai 5,9 ribu komentar.
Melansir dari TurnBackHoax.id, tim pemeriksa fakta melakukan penelusuran terkait klaim tersebut.
Video diunggah ke situs pendeteksi Artificial Intelligence (AI), hivemoderation.com.
Hasilnya menunjukkan bahwa suara dalam video merupakan hasil rekayasa AI dengan probabilitas mencapai 99 persen.
Tim pemeriksa fakta menelusuri kata kunci “Pemerintah resmi mengembalikan hasil sitaan judi ilegal ke rakyat” di mesin pencarian Google.
Baca Juga: CEK FAKTA; Warga Papua Demo Ingin Jokowi Jadi Presiden Lagi
Hasilnya, tidak ditemukan sumber kredibel yang memuat informasi resmi dari pemerintah terkait klaim tersebut.
Konten Asli
Ditemukan video serupa yang diunggah kanal YouTube Liputan 6 pada Kamis, 8 Mei 2025, berjudul: “Fantastis! Uang Tunai Rp 530 Miliar Hasil Bisnis Judi Online Disita Polisi.”
Artinya, video yang beredar sudah dimanipulasi narasi dan audionya sehingga menyesatkan publik.
Klaim yang menyebutkan bahwa pemerintah resmi mengembalikan hasil sitaan judi ilegal ke rakyat tidak benar.
Faktanya, audio dalam video terbukti hasil rekayasa AI dengan probabilitas 99 persen, dan narasi yang disertakan merupakan konten yang dimanipulasi (manipulated content).
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen
-
Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan
-
MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba
-
Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi
-
Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat
-
Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal
-
Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi