Suara.com - Aksi pencurian sepeda motor di kawasan Radio Dalam, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, semakin meresahkan. Kali ini, seorang anggota TNI bernama Mualimin menjadi korban.
Sepeda motor Honda Scoopy miliknya raib digasak maling saat ia tengah salat subuh pada Minggu (17/8/2025) lalu. Ironisnya, ini adalah kali kedua Mualimin kehilangan motor di lokasi yang sama.
"Ini sudah kedua kalinya. Waktu beraksinya sama. Dulu motor Vario, kemarin Scoopy," jelas Mualimin kepada wartawan, Sabtu (23/8/2025).
Dalam rekaman CCTV terlihat pelaku berjumlah dua orang. Mereka beraksi sekitar pukul 05.20 WIB.
Awalnya kedua pelaku terlihat berboncengan sepeda motor dan mondar-mandir mengamati situasi sebelum melancarkan aksinya.
"Itu saya masih salat, saya lihat dari CCTV, mereka dari sana itu, muter ke belakang, dia balik ke depan, mundur lagi," ungkap Mualimin.
Menurut Mualimin para pelaku berbagi peran dengan rapi. Hanya dalam waktu sekitar satu menit, mereka berhasil membawa kabur motor yang terparkir di dalam teras rumah dengan kondisi stang terkunci ke kanan.
"Pelaku yang bawa motor pertama buka pintu. Setelah kebuka, yang dibonceng lalu mengeksekusi," ujar Mualimin.
Merasa sangat dirugikan dan resah, Mualimin telah melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian. Ia berharap para pelaku bisa segera ditangkap.
Baca Juga: Brutal! Anggota TNI Ditusuk13Kali saat Ribut di Kelab Malam Kebayoran Baru, Apa Pemicunya?
"Harapannya pengen ketangkep lah. Manusianya kayak apa sih, kok berani-beraninya gitu," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Panik Hindari Razia Lalin, Pria Ini Ternyata Maling Motor Bersenpi, Langsung Diciduk Polisi
-
Berkali-kali Nembak Meleset usai Kepergok, Maling Motor Bersenpi di Jakbar Mati Diamuk Warga
-
Viral Detik-detik Ibu Hamil Kerja Maling Motor di Jambi, Aksi Heroik Berujung Jatuh!
-
Brutal! Anggota TNI Ditusuk13Kali saat Ribut di Kelab Malam Kebayoran Baru, Apa Pemicunya?
-
Si Jago Merah Mengamuk di Pasar Taman Puring, Ratusan Kios Terbakar
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Konflik Kartel Meksiko Geser Rantai Pasok Narkoba ke Indonesia, BNN Waspadai Jalur Alternatif
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
Jelang Vonis Korupsi Pertamina, Ketua Hakim Beri Peringatan Keras: Jangan Coba-coba Pengaruhi Kami!
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Kerry Adrianto Merasa Dijebak dalam Kasus Korupsi Pertamina
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
-
Unik, Aksi Massa di Mapolda DIY Bergerak Organik Tanpa Orasi dan Tuntutan Tertulis
-
Aksi di Mapolda DIY: Massa Kecam Kekerasan Aparat yang Tewaskan Bocah di Maluku
-
Terkuak! Bukan Polisi, Pelaku Penganiaya Pegawai SPBU di Cipinang Ternyata Wiraswasta
-
Rekaman CCTV Ungkap Kronologi Kecelakaan Transjakarta dan Ojol di Gunung Sahari