Suara.com - Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Sigit Purnomo atau yang akrab disapa Pasha, membantah dengan tegas isu yang menyebut dirinya akan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai wakil rakyat.
Pasha menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar dan ia tidak pernah mengeluarkan pernyataan untuk mundur.
"Saya kira tidak semua harus kita klarifikasi. Karena memang saya tidak pernah merasa menyampaikan statement bahwa saya akan mundur dari DPR. Jadi apa yang harus diklarifikasi?" ujar Pasha saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (25/8/2025).
Pasha menyayangkan pemberitaan di media yang menurutnya bisa menulis apa saja tanpa konfirmasi.
Ia mengaku dihubungi oleh sejumlah pihak yang menanyakan kebenaran isu tersebut.
"Saya bilang ya enggak lah, ini kan nggak main-main lah mundur dari DPR, nggak main-main saya kira," tegasnya.
Mantan Wakil Wali Kota Palu ini menekankan bahwa ia mengemban amanat dan tanggung jawab besar dari masyarakat di daerah pemilihannya.
Menurutnya, mundur dari jabatan yang belum genap setahun diembannya adalah tindakan yang tidak kesatria.
"Kita kan punya tanggung jawab, kita punya amanat besar dari masyarakat khususnya dapil saya, untuk mewakili aspirasi mereka. Nah kalau kemudian satu tahun juga belum tiba-tiba main mundur ya saya kira kurang kesatria," jelas Pasha.
Baca Juga: Singgung Kedaulatan Rakyat, Rocky Gerung Pernah 'Tampar' Anggota DPR
Kehadirannya dalam rapat di DPR hari itu juga menjadi bukti nyata bahwa ia masih aktif menjalankan tugasnya.
Isu pengunduran diri Pasha beredar luas di media sosial, bahkan beberapa narasi menyebutkan ia menolak menikmati "uang haram" anggota dewan.
Kabar bohong ini menyebar setelah sikap Pasha yang tidak ikut berjoget saat Sidang Tahunan MPR RI menjadi sorotan publik.
Berita Terkait
-
Jatuhnya Ramzi dari Kuda, Simbol Perjuangan Artis di Panggung Politik yang Tak Selalu Mulus?
-
Gaji Anggota DPR Pajaknya Ditanggung Negara
-
Pasha Ungu Anggota DPR Komisi Berapa? Viral Dikira Mundur dari Kursi Wakil Rakyat
-
Singgung Kedaulatan Rakyat, Rocky Gerung Pernah 'Tampar' Anggota DPR
-
Dari Vokalis Band ke Senayan: Kisah Transformasi Pasha Ungu dan Jebakan Hoaks yang Mengintai
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
Terkini
-
Unik, Aksi Massa di Mapolda DIY Bergerak Organik Tanpa Orasi dan Tuntutan Tertulis
-
Aksi di Mapolda DIY: Massa Kecam Kekerasan Aparat yang Tewaskan Bocah di Maluku
-
Terkuak! Bukan Polisi, Pelaku Penganiaya Pegawai SPBU di Cipinang Ternyata Wiraswasta
-
Rekaman CCTV Ungkap Kronologi Kecelakaan Transjakarta dan Ojol di Gunung Sahari
-
Cak Imin Desak Pekerja Migran Harus Punya Ijazah Minimal SMA, Ternyata Ini Alasannya?
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Ramadan! DPRD Desak Pemprov DKI Tambah Kuota dan Atasi Sengkarut Distribusi Pangan Subsidi
-
Feri Amsari: Penunjukan Adies Kadir Cacat Prosedur, Berpotensi Ganggu Independensi MK
-
Peter Gontha: Reputasi Polri Buah Simalakama Persepsi Publik
-
TB Hasanuddin Ingatkan Pemerintah Patuhi UU PDP dalam Kesepakatan Dagang RI-AS