Suara.com - Kekuatan tim nasional Indonesia di kancah internasional bersiap mendapat suntikan tenaga baru.
Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI secara resmi menyetujui permohonan kewarganegaraan bagi sembilan atlet keturunan dalam Rapat Paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (26/8/2025).
Langkah strategis ini tidak hanya berfokus pada sepak bola, tetapi juga merambah cabang olahraga yang tak biasa: hoki es.
Lima pesepakbola dan empat pemain hoki es kini selangkah lagi resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).
"Kami meminta persetujuan apakah permohonan kewarganegaraan RI terhadap sembilan atlet ini dapat disetujui?" ujar Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal.
Pertanyaan itu dijawab serentak dengan kata "Setuju" oleh para anggota dewan yang hadir.
Yang menarik, fokus naturalisasi sepak bola kali ini sebagian besar tertuju untuk memperkuat Timnas Putri.
Nama-nama seperti Isabel Corian Kopp, Isabelle Nottet, dan Pauline Jeannette van de Pol akan menjadi tulang punggung baru bagi Garuda Pertiwi.
Dua nama lainnya adalah Mauro Nils Zijlstra dan Miliano Jonathans.
Baca Juga: Melanie Subono Sentil Anggota DPR: Wakil Rakyat Itu Mesti Sensitif, Jangan Pancing Amarah!
Sementara itu, kejutan datang dari arena es. Empat atlet hoki es, yakni Savelii Molchanov, Evgenii Nurislamov, Artem Bezrukov, dan Adel Khabibullin, juga disetujui kewarganegaraannya.
Langkah ini menandakan keseriusan Indonesia untuk membangun kekuatan di cabang olahraga musim dingin.
Persetujuan ini merupakan puncak dari proses yang telah berjalan di tingkat komisi, di mana Komisi X yang membidangi olahraga dan Komisi XIII yang membidangi hukum telah memberikan lampu hijau sebelumnya.
Berita Terkait
-
Jakarta Siaga Lagi! Giliran Massa Buruh Gelar Demo 28 Agustus di DPR, Gaungkan Tuntutan Hostum
-
Main Bola Dekat Lokasi Demo, Judika Sampai Pakai Odol Gegara Terkena Gas Air Mata: Perih Banget!
-
Momen Gas Air Mata Berbalik Arah ke Polisi, Netizen: The Real Angin Tidak Punya KTP
-
Melanie Subono Sentil Anggota DPR: Wakil Rakyat Itu Mesti Sensitif, Jangan Pancing Amarah!
-
Demo DPR Ricuh, Karyawan dan Pengunjung Mie Gacoan Pasang Badan Lindungi Pendemo dari Polisi
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Kekerasan Terus Berulang, Peneliti BRIN Minta Berhenti Gunakan Kata Oknum untuk Polisi Bermasalah
-
Viral "Cukup Aku WNI", Dirjen AHU: Orang Tua Tak Bisa Sepihak Ganti Status Kewarganegaraan Anak
-
Dari Perca Batik ke Ikon Ramadan: Kisah Peci Jogokariyan Tembus Pasar Mancanegara
-
Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
-
DPRD DKI: Pasar Induk Kramat Jati Jadi 'Lapak' Pembuangan Sampah Ilegal
-
Jangan Jadi Korban! Satgas Pangan Temukan Susu Kedaluwarsa dan Mie Boraks di Jawa Barat
-
Model Baru MBG Lansia: Dimasak di SPPG, Diantar Pokmas dan Pendamping Sosial
-
Wajah Baru Pasar Palmerah: Trotoar Akan Diperbaiki, Pedagang Tak Boleh Berjualan di Bahu Jalan
-
Singgung Tanggung Jawab Lembaga, Peneliti BRIN Minta Polri Setop Pakai Istilah Oknum
-
Aktivis Soroti Respons Istana ke Kritik BEM UGM: Harusnya Dialog, Bukan Serang Balik