Suara.com - Momen yang sangat cukup jarang terjadi terekam kamera dan kini viral di media sosial.
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, yang dikenal sebagai sosok tegas, cerdas, dan selalu siap dengan data, mendadak tampak tak berkutik dan memilih bungkam dan terdiam, saat 'dikunci' oleh sejumlah mahasiswa Universitas Indonesia (UI).
Peristiwa menegangkan ini terjadi di Balai Purnomo Prawiro, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UI, Depok, pada Senin (25/8/2025).
Usai memberikan kuliah umum di hadapan ratusan sivitas akademika, Sri Mulyani yang hendak meninggalkan lokasi langsung digeruduk oleh sekelompok mahasiswa yang telah menantinya.
Mereka tidak meminta foto, melainkan menuntut jawaban atas polemik pajak yang meresahkan.
Dalam video yang beredar luas, terlihat Sri Mulyani dikelilingi oleh pengawal dan panitia.
Namun, seorang mahasiswa dengan berani maju dan mencecarnya dengan pertanyaan yang sangat personal dan emosional, mewakili kegelisahan jutaan rakyat Indonesia.
Mahasiswa tersebut dengan lantang menyuarakan titipan dari keluarganya di rumah. Kalimatnya menusuk, karena membawa nama orang tua yang selama ini taat membayar pajak.
“Tolong dijawab, kami cuma tiga pertanyaan bu. Dititipi orang tua kami, keluarga kami, ayah ibu kami yang dipajaki negara,” ungkap mahasiswa tersebut dengan suara yang bergetar namun tegas.
Baca Juga: Sebelum UI, NU Sudah Duluan Undang Dosen Pro-Israel: Jadi Netanyahu United!
Seketika, senyum ramah yang sebelumnya menghiasi wajah Sri Mulyani saat sesi kuliah umum tampak memudar.
Ia terlihat terdiam, mendengarkan tuntutan mahasiswa tersebut tanpa memberikan sepatah kata pun jawaban.
Wajahnya yang biasanya penuh percaya diri kini menunjukkan ekspresi yang sulit diartikan, sementara para pengawal berusaha keras membuka jalan untuknya.
Momen bungkamnya sang Menteri Keuangan inilah yang menjadi sorotan utama.
Di saat seorang mahasiswa membawa suara hati para pembayar pajak—orang tua mereka—Sri Mulyani justru memilih diam seribu bahasa.
Sikap ini memicu reaksi keras dari warganet yang menonton video tersebut.
Berita Terkait
-
Sebelum UI, NU Sudah Duluan Undang Dosen Pro-Israel: Jadi Netanyahu United!
-
Sri Mulyani 'Dapat Kado' Karangan Bunga Protes dari Dosen ASN di Ultah ke-63, Begini Isi Tulisannya
-
Borok Keuangan Negara Dibongkar: Ekonom Duga Sri Mulyani Didukung 'Kekuatan Besar' di Tengah Utang
-
Istana Ungkap Alasan Bentuk Badan Pengelola Pantura dan Industri Mineral, Proyek Lama Era 90-an?
-
Menteri Keuangan Sri Mulyani Bungkam Dicecar Mahasiswa UI soal Polemik di Sektor Perpajakan
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Saat AS dan Iran Negosiasi, Donald Trump Justru Asyik Nonton UFC di Miami
-
Merusak Tanggul dan Ikan Lokal, Pramono Instruksikan Operasi Pembersihan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta!
-
21 Jam Negosiasi AS - Iran: Persyaratan AS Ditolak, Iran Tak Berharap Deal Sekali Pertemuan
-
Tukang Bajaj Dipalak Preman di Tanah Abang, Pramono Anung: Tidak Ada Kompromi, Ambil Tindakan Tegas
-
Dua Dekade Tebar Maut di Bawah Radar, 'Ki Bedil' Maestro Senpi Ilegal Akhirnya Diciduk Bareskrim!
-
Geger Beda Data Sawit RI-Singapura: Indikasi Manipulasi Ekspor hingga 'Penyunatan' Harga Terkuak!
-
3 Persoalan Masih Jadi Sengketa Amerika Serikat - Iran di Perundingan
-
Diplomasi Nuklir Iran Memanas, Amerika Serikat Memberikan Ultimatum Mau Mengubah Poin Kesepakatan
-
Bahlil Peringatkan Kader Golkar Sulut: Jangan Ada Kubu Sana-Sini Kalau Mau Menang 2029!
-
Blokade Selat Hormuz Penghambat Utama Kesepakatan Damai Amerika Serikat dan Iran