Suara.com - Dalam dunia yang semakin peduli lingkungan, pilihan produk yang kita gunakan sehari-hari menjadi sorotan, termasuk peralatan olahraga.
Bagi para pelari, sepatu lari adalah salah satu investasi terpenting.
Namun, tahukah Anda bahwa banyak merek kini menawarkan sepatu lari yang tidak hanya dirancang untuk performa, tetapi juga untuk mengurangi dampak lingkungan?
Sepatu lari ramah lingkungan dibuat dengan berbagai cara, mulai dari penggunaan bahan daur ulang, bahan alami terbarukan, hingga proses produksi yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Memilih sepatu lari yang eco-friendly berarti Anda turut berkontribusi dalam mengurangi limbah, emisi karbon, dan penggunaan sumber daya yang tidak terbarukan.
Jika Anda seorang pelari yang ingin menjaga planet ini sambil tetap mengejar performa terbaik, berikut adalah beberapa rekomendasi sepatu lari ramah lingkungan yang patut Anda pertimbangkan:
1. Allbirds Tree Dashers (atau seri lari lainnya)
Allbirds dikenal sebagai pelopor dalam penggunaan bahan alami dan berkelanjutan. Seri lari mereka, seperti Tree Dashers, menggunakan material seperti serat eucalyptus yang diklaim memiliki jejak karbon lebih rendah daripada bahan sintetis tradisional. Sepatu ini menawarkan kenyamanan luar biasa, sirkulasi udara yang baik, dan desain minimalis yang menarik. Mereka juga sering kali menggunakan sol dari tebu manis dan bagian atas dari wol Merino daur ulang.
2. Brooks Ghost (versi tertentu yang menggunakan bahan daur ulang)
Baca Juga: Pompa Air Bisa Dipakai Berapa Tahun? Ini 5 Rekomendasi yang Awet dan Hemat Listrik
Brooks adalah salah satu merek sepatu lari paling dihormati, dan mereka telah membuat langkah signifikan dalam keberlanjutan. Beberapa model mereka, termasuk varian dari seri Ghost yang sangat populer, mulai mengintegrasikan bahan daur ulang dalam konstruksi mereka. Carilah model yang secara eksplisit menyebutkan penggunaan bahan daur ulang pada bagian atas atau midsole. Brooks berkomitmen untuk mengurangi dampak lingkungan mereka, dan Anda bisa menemukan informasi lebih lanjut tentang inisiatif mereka di situs web mereka.
3. Hylo Athletics (berbagai model)
Hylo Athletics adalah merek yang secara khusus berfokus pada sepatu olahraga berkelanjutan. Mereka menawarkan berbagai sepatu lari yang dibuat dengan bahan-bahan alami dan daur ulang, seperti jagung, tebu, dan karet alami. Filosofi mereka adalah menciptakan sepatu yang dapat dikembalikan ke alam atau didaur ulang sepenuhnya di akhir masa pakainya. Sepatu mereka dirancang untuk performa, tetapi dengan mempertimbangkan seluruh siklus hidup produk.
4. Adidas Parley for the Oceans (berbagai model lari)
Kolaborasi adidas dengan Parley for the Oceans telah menghasilkan berbagai sepatu yang bagian atasnya terbuat dari benang yang berasal dari plastik daur ulang yang ditemukan di lautan. Ini adalah inisiatif besar untuk mengatasi masalah polusi plastik. Banyak model lari adidas, termasuk UltraBoost dan SolarGlide, tersedia dalam versi Parley, menawarkan performa yang sama dengan sentuhan ramah lingkungan.
5. Hoka (beberapa model dengan fokus keberlanjutan)
Hoka, yang terkenal dengan bantalan tebalnya, juga mulai bergerak ke arah keberlanjutan. Meskipun belum semua model mereka sepenuhnya ramah lingkungan, Hoka terus bereksperimen dengan penggunaan bahan daur ulang dan proses produksi yang lebih bertanggung jawab. Perhatikan label atau deskripsi produk untuk model tertentu yang menyoroti fitur-fitar ramah lingkungan.
Tips Memilih Sepatu Lari Ramah Lingkungan:
- Cari Bahan Daur Ulang: Perhatikan sepatu yang menggunakan polyester daur ulang, karet daur ulang, atau EVA daur ulang.
- Perhatikan Bahan Alami: Serat eucalyptus, wol Merino, kapas organik, tebu, dan karet alami adalah pilihan yang bagus.
- Sertifikasi: Beberapa merek mungkin memiliki sertifikasi keberlanjutan dari pihak ketiga.
- Proses Produksi: Merek yang transparan tentang rantai pasokan dan proses produksi mereka (misalnya, penggunaan air yang lebih sedikit, energi terbarukan) patut didukung.
- Daya Tahan: Sepatu yang tahan lama adalah sepatu yang berkelanjutan karena Anda tidak perlu sering menggantinya.
Memilih sepatu lari yang ramah lingkungan tidak hanya baik untuk bumi, tetapi juga mendukung inovasi dalam industri olahraga.
Jadi, lain kali Anda mencari sepatu lari baru, pertimbangkan untuk memilih opsi yang membantu Anda berlari lebih hijau.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Jelang Vonis Anak Riza Chalid, Pengadilan Tipikor Jakarta Dipadati Massa Berkaos Tuhan Maha Baik
-
Hotman Paris di DPR: Tak Masuk Akal ABK Baru Kerja 3 Hari Dituntut Mati karena Narkoba 2 Ton!
-
Menteri Keuangan Khawatir Kena Gratifikasi Gegara Saweran TikTok? Ini Respons KPK!
-
Motor Dicuri di Depan Rumah, Pemilik Syok Dapat Kabar Baik dari Polsek Tambora Keesokan Harinya
-
DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
-
Sopir Calya Ugal-ugalan Disebut Bersih Zat Adiktif, Polisi Temukan Senpi Mainan, Golok, hingga Badik
-
Respon Keras Menteri PPPA soal Orang Tua Jual Bayi di Medsos: Anak Bukan Komoditas!
-
Kaitan BoP dan Kebijakan Tarif AS: Strategi Pragmatis Presiden Prabowo di Tengah Tekanan Ekonomi
-
Palu dan Amarah Terpendam: Remaja 16 Tahun di Kelapa Gading Habisi Kakak Kandung Gegara Hal Sepele
-
Mahasiswa Serang Mahasisiwi di Pekanbaru Diduga Karena Obsesi, Ini Sosok Terduga Pelaku