Suara.com - Konten kreator mainan, Medy Renaldy, kembali jadi sorotan setelah membongkar harga patung-patung Iron Man yang diduga milik Ahmad Sahroni.
Koleksi figur superhero itu ramai diperbincangkan usai kediaman politikus asal Priok tersebut dijarah massa.
Awalnya, Medy menjawab pertanyaan salah satu pengikutnya di platform X yang mengirimkan foto potongan kaki patung Iron Man diduga hasil penjarahan dari rumah Ahmad Sahroni.
"Bang @medyrenaldy, please ini apa? hasil jarahan rumah si (Ahmad Sahroni) ono," tanya warganet, dikutip Sabtu, 30 Agustus 2025.
Medy pun menanggapi dengan unggahan foto detail harga patung Iron Man.
Di bagian atas ia menulis: “Izin menjawab”, lalu memperlihatkan katalog resmi.
Patung pertama adalah Iron Man Mark II Life-Size Statue dengan banderol fantastis, mencapai Rp 235 juta.
"Statue life-size rata-rata harganya RATUSAN JUTA," jelas Medy.
Tak berhenti di situ, ia juga memajang harga figur Iron Man berwarna merah-emas senilai Rp 168,8 juta, serta Iron Man Mark 85 Life-Size Beast Kingdom yang dihargai sekitar Rp 100 juta.
Baca Juga: HMI Geruduk NasDem Tower: Tuntut Pecat Ahmad Sahroni, Ancam Bubarkan Partai!
Selain Iron Man, Medy turut mengungkap koleksi superhero lain, yakni Spider-Man Iron Spider Life-Size Statue dengan harga USD 7.750 atau setara Rp 127,3 juta.
Menutup unggahannya, Medy menyelipkan sindiran halus.
"Semoga suatu saat, saya bisa membelinya dengan uang halal," tulisnya.
Namun, di balik postingan yang ramai dibicarakan itu, Medy menegaskan unggahannya hanyalah bentuk berbagi informasi sekaligus keinginan pribadi.
"Cuma infoin wishlist statue yang mau saya beli dari dulu ," tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Pascabanjir Sumatra, Penanganan Beralih ke Pemulihan Layanan Kesehatan dan Kebutuhan Dasar
-
Indonesia Tancap Gas Jadi Pusat Halal Dunia lewat D-8 Halal Expo Indonesia 2026
-
Literasi Halal Dinilai Masih Lemah, LPPOM Siapkan Pelajar Jadi Agen Perubahan
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam