- Pesan Menyentuh Untuk Semua Ummat
Suara.com - Di tengah gelombang unjuk rasa anarkis yang membakar sejumlah kota, sebuah suara penyejuk muncul dari kalangan ulama. Habib Nabil Al Habsy, melalui sebuah video singkat yang tersebar luas, menyampaikan pesan mendalam yang ditujukan kepada seluruh rakyat Indonesia.
Alih-alih menyalahkan, Habib Nabil justru memulai pesannya dengan memvalidasi perasaan publik. Ia mengakui bahwa kemarahan dan kekecewaan yang dirasakan masyarakat adalah buah dari rasa cinta yang mendalam terhadap Indonesia.
"Kita semua sama-sama merasakan rasa marah, rasa kecewa, itu semua lahir dari rasa cinta kita terhadap negeri dan bangsa ini. Kita semua ingin perubahan, kita semua ingin keadilan," ucap Habib Nabil membuka pesannya, yang diterima Suara.com, Sabtu 30 Agustus 2025.
Mengutip sahabat Nabi, Sayyidina Ali bin Abi Thalib, Habib Nabil membingkai aksi menyuarakan pendapat sebagai sebuah bentuk keberanian yang esensial untuk tegaknya keadilan. Ia seolah memberi legitimasi pada semangat perubahan yang diusung para demonstran.
"Ingatlah Sayyidina Ali Karramallahu Wajhah berkata, 'Kedzaliman itu tetap ada walaupun dengan diam, dan keadilan hanya tegak dengan keberanian.' Maka keberanian kita hari ini adalah bukti cinta kita terhadap negeri dan bangsa ini." imbuhnya.
Namun, ia dengan cepat menarik sebuah garis batas yang tegas. Keberanian itu, menurutnya, harus dikelola dengan bijak agar tidak menjadi bumerang yang justru merusak tatanan bangsa dan melukai sesama anak bangsa.
"Tapi mari kita jaga agar keberanian itu tidak melukai diri kita sendiri, rekan, tetangga, sahabat, karena kita semua bersaudara, dan bangsa ini hanya bisa berdiri kalau rakyatnya tetap utuh." sambungnya.
Pesan Habib Nabil tidak hanya ditujukan kepada massa di jalanan. Ia juga secara implisit memberikan 'sentilan' keras kepada para pemimpin dan elite politik. Ia menegaskan bahwa kunci untuk meredam gejolak ini ada di tangan para penguasa.
Stabilitas dan ketenangan, menurutnya, hanya bisa tercapai jika pemerintah segera memberikan solusi yang nyata dan dirasakan langsung oleh rakyat.
Baca Juga: Uya Kuya Akhirnya Minta Maaf: Beri Saya Kesempatan Lagi untuk Lebih Baik
"Karena itu mari sama-sama kita jaga kondusivitas agar perjuangan tidak berubah menjadi perpecahan. Semoga para pemimpin negeri dapat segera memberikan solusi nyata agar rakyat tenang dan bangsa ini terjaga," pesannya.
Ia menutup pesannya dengan sebuah pengingat bahwa kekuatan sejati suara rakyat terletak pada persatuan, bukan pada kekerasan. Ia mengajak semua pihak untuk berdoa agar bangsa ini segera menemukan jalan keluar yang adil.
"Suara rakyat akan selalu memiliki kekuatan apabila disuarakan dengan persatuan. Semoga Allah menjaga langkah kita, memberikan jalan keluar yang adil dan menguatkan hati kita semua." pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Uya Kuya Akhirnya Minta Maaf: Beri Saya Kesempatan Lagi untuk Lebih Baik
-
Viral Rumah Anggota DPR Eko Patrio Diserbu dan Dijarah Massa, TV Hingga Kulkas Diangkut
-
Dahnil Anzar Ingatkan Pejabat Publik untuk Siap Dicaci Maki: Jangan Balas dengan Olok-Olok!
-
Koleksi Sepatu Ahmad Sahroni yang Dijarah Massa: Nike, Loewe, hingga Chanel
-
CEK FAKTA: Pasha Mengundurkan Diri dari DPR
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Berbeda dengan Venezuela, Dino Patti Djalal Menilai Serangan AS-Israel Picu Konflik Berkepanjangan
-
Situasi Timur Tengah Memanas, Pemerintah Imbau Jemaah Tunda Keberangkatan Umrah
-
Kabar Duka: Ketua KPAI Margaret Maimunah Meninggal Dunia di Jakarta
-
Bukan Mediator! Eks Wamenlu Dorong Prabowo Kirim Surat ke Trump, Tunda Pasukan TNI ke Gaza
-
Irak Ikut Terseret dalam Konflik Iran-AS-Israel, Tegaskan Tutup Wilayah Udara
-
Adian Napitupulu Kecam Agresi AS-Israel ke Iran: Board of Peace atau Board of War?
-
Rencana Mediasi Prabowo di Iran Tak Realistis, Dino Patti Djalal: Itu Bunuh Diri Politik!
-
Profil Masoud Pezeshkian, Presiden Iran Berlatar Belakang Dokter Perang
-
Rusia Desak AS dan Israel Hentikan Agresi Terhadap Iran di Sidang PBB
-
Ali Khamenei Gugur, Tugas Pemimpin Tertinggi Iran Diambil Alih Dewan Sementara