Suara.com - Kabar tak mengenakkan datang dari presenter kondang sekaligus politisi, Uya Kuya. Kediamannya dilaporkan menjadi sasaran aksi penjarahan oleh sekelompok massa pada Sabtu (30/8/2025) malam.
Peristiwa ini sontak menjadi sorotan publik setelah sebuah video yang merekam suasana pasca-kejadian viral di media sosial, salah satunya diunggah oleh akun Instagram @fakta.jakarta.
Dalam video singkat yang beredar, tampak suasana di sekitar rumah Uya Kuya yang terlihat tegang.
Namun, yang membuat publik terkejut bukan hanya hilangnya barang-barang berharga, melainkan juga raibnya koleksi kucing kesayangan milik Uya Kuya.
Berdasarkan keterangan yang menyertai unggahan tersebut, para pelaku tidak hanya mengambil harta benda, tetapi juga menggasak kucing-kucing mahal milik presenter yang identik dengan gaya nyentriknya itu.
"Dalam aksi penjarahan di rumah Uya Kuya, Sabtu (30/8/2025) malam, warga tak hanya membawa barang berharga, tapi juga menggondol kucing kesayangan Uya Kuya lengkap dengan kandangnya," tulis akun @fakta.jakarta dalam keterangannya. dikutip pada Minggu (31/8/2025) dini hari.
Kerugian yang dialami Uya Kuya ditaksir tidak sedikit, terutama dari koleksi kucingnya yang bernilai fantastis.
Nilai koleksi kucing milik Uya Kuya pernah diungkap dalam sebuah acara televisi pada 2019 lalu.
Saat itu, terungkap bahwa Uya memiliki sekitar 60 ekor kucing dengan harga yang sangat tinggi, mencapai puluhan hingga ratusan juta per ekor.
Baca Juga: Giliran Rumah Uya Kuya Diserbu Massa: Pagar Dijebol, Harta Benda Dijarah: Dari Rakyat Untuk Rakyat
"Satu kucingnya bisa 30–50 juta, ada yang ratusan. Kalau dijumlah bisa 5–10 miliar total kucingnya ini," ujar oleh Uya Kuya.
Kecintaan Uya dan istrinya, Astrid, terhadap kucing memang bukan rahasia lagi.
Mereka bahkan menunjukkan keseriusan dalam merawat hewan peliharaannya dengan mempekerjakan empat orang secara khusus hanya untuk mengurus dan memastikan kesejahteraan koleksi kucing mereka.
Hilangnya hewan-hewan kesayangan ini tentu menjadi pukulan berat bagi keluarga Uya Kuya, tidak hanya dari segi materiil tetapi juga emosional.
Kabar ini langsung memicu beragam reaksi dari warganet. Banyak yang terkejut dan tidak menyangka bahwa kucing-kucing bernilai fantastis tersebut menjadi sasaran amukan massa.
Kolom komentar unggahan tersebut pun dibanjiri respons. Akun terverifikasi @liga1hub misalnya, menunjukkan keterkejutannya dengan singkat, "Kucing nya ".
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
Bupati Bogor Tak Mau Tutup Mata, Rudy Susmanto Janji Telusuri Kabar Korban Jiwa di Pongkor
-
Balik Kampung Bangun Masjid Rp1 Miliar, Haji Suryo Siapkan 3.000 Loker di Lampung Timur
-
Misteri Asap di Nanggung: Video Evakuasi Viral Disebut Hoaks, Tapi Isu Korban Jiwa Terus Menguat
-
Bukan Sekadar Elektoral, Legislator Gerindra Sebut Era Prabowo Sebagai Fase Koreksi Sejarah
-
JATAM Ungkap 551 Izin Industri Ekstraktif Kepung Sumatra, Masuk Kawasan Rawan Bencana
-
Mobil Listrik Terbakar Hebat di Tol Lingkar Luar, Penyebabnya Diduga Korsleting
-
Mayat Pria Tanpa Identitas dengan Luka Lebam Mengapung di Kali Ciliwung, Korban Pembunuhan?
-
Presiden Prabowo Dukung Penuh Sasakawa Foundation Berantas Kusta di Indonesia
-
MBG Selama Ramadan Dianggap Penting Agar Nutrisi Anak Tetap Terpenuhi
-
Jejak Berdarah Pembunuh Sadis Rumania Berakhir di Bali, Diciduk Tim Gabungan di Kerobokan