Laili menerangkan bahwa salah satu dari empat korban yang dirawat karena mengalami luka akibat benda tumpul.
Selain mengunjungi RS Pelni, Gibran juga mengunjungi para korban demonstrasi yang dirawat di Rumah Sakit Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta.
Gibran melihat satu per satu keadaan korban demonstrasi dengan menanyakan keadaan mereka.
Kasus Tragis Pengemudi Ojol Affan Kurniawan
Kasus pengemudi ojol, Affan Kurniawan yang tewas usai ditabrak dan dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob saat demo ricuh di Kawasan Gedung DPR RI memasuki babak baru.
Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri, Irjen Polisi Abdul Karim memastikan penyelidikan insiden ini akan berjalan cepat, transparan dan dibawah pengawasan ketat.
Publik menuntut akuntabilitas penuh dari Institusi Polri. Menjawab hal tersebut, Propam tidak hanya bergerak sendiri, melainkan juga melibatkan pihak eksternal untuk menjaga objektivitas pemeriksaan.
Irjen Abdul Karim berkomitmen untuk membuka proses hukum seluas – luasnya. Menurutnya, penanganan kasus ini merupakan kolaborasi antara Divisi Propam Mabes Polri dan Korps Brimob.
“Pemeriksaan dilakukan secara cepat dan transparan,” ujar Karim.
Baca Juga: Khusyuk di Tengah Kericuhan, TNI Tunaikan Salat Magrib saat Brimob Tembakkan Gas Air Mata
Untuk membuktikan keseriusan dan menghindari konflik kepentingan, Propam secara proaktif menggandeng Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) sebagai pengawas eksternal.
Langkah ini diambil untuk memastikan setiap tahap pemeriksaan berjalan sesuai prosedur dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.
“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak Kompolnas untuk bisa melibatkan diri dan pengawasan, dalam beberapa proses pemeriksaan tersebut,” ujarnya.
Kontributor : Kanita
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Pascabanjir Sumatra, Penanganan Beralih ke Pemulihan Layanan Kesehatan dan Kebutuhan Dasar
-
Indonesia Tancap Gas Jadi Pusat Halal Dunia lewat D-8 Halal Expo Indonesia 2026
-
Literasi Halal Dinilai Masih Lemah, LPPOM Siapkan Pelajar Jadi Agen Perubahan
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam