- Membongkar Isi Video Hoaks
- Siaga 1: 1.600 Personel TNI-Polri Dikerahkan
Suara.com - Sebuah video yang menampilkan kerusuhan massa di sebuah gedung pemerintahan beredar luas di grup-grup WhatsApp dan meresahkan warga Bogor, Jawa Barat.
Video tersebut dinarasikan sebagai aksi kerusuhan yang terjadi di Gedung DPRD Kabupaten Bogor.
Namun, setelah diverifikasi, video tersebut dipastikan HOAKS.
Hingga Senin (1/9/2025) sore, kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Bogor di Cibinong terpantau aman dan kondusif.
Meski demikian, aparat keamanan tidak menganggap remeh dan menetapkan status Siaga 1.
Video hoaks berdurasi 1 menit 7 detik itu memang menampilkan adegan yang bisa memicu kepanikan. Di dalamnya terlihat:
- Keributan di area parkir yang sekilas mirip dengan Gedung DPRD Kabupaten Bogor.
- Kepulan asap tebal yang diduga berasal dari tembakan gas air mata.
- Aparat kepolisian dengan pentungan dan anjing K-9 berhadapan dengan massa.
- Satu unit mobil *water cannon* menyemprotkan air ke arah demonstran.
- Namun, semua adegan tersebut tidak terjadi di Bogor.
Fakta di Lapangan: Sepi dan Terkendali
Berbanding terbalik dengan narasi dalam video, pantauan langsung di lokasi menunjukkan situasi yang sangat berbeda.
Pantauan Suara.com dari pagi hingga pukul 15:00 WIB di DPRD Kabupaten Bogor, tidak ada pergerakan kerusakan di tempat wakil rakyat itu.
Baca Juga: Ferry Irwandi 'Ngamuk': Tuntut Jenderal Mundur Sampai Bongkar Dugaan Konspirasi Darurat Militer!
Meskipun tidak ada aksi massa, tingkat kewaspadaan terlihat jelas. Sejumlah petugas keamanan internal (Satpam) berjaga ketat di area gedung.
Suasana pun lebih sepi dari biasanya; parkiran kendaraan tampak lengang dan kantin yang biasanya ramai kini memilih tutup sejak pagi.
Bahkan, sebagai penyejuk situasi, Pemkab Bogor bersama masyarakat justru berencana menggelar doa bersama di kawasan Tegar Beriman pada malam harinya.
Meskipun situasi kondusif, Polres Bogor bersama Kodim 0621 Kabupaten Bogor tidak mau kecolongan. Ribuan personel gabungan dikerahkan untuk menjamin keamanan dan mencegah provokasi meluas.
"Setelah melakukan apel gabungan, kami akan melaksanakan patroli skala besar. Kegiatan patroli skala besar ini kami laksanakan untuk menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Bogor," kata Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, Senin 1 September 2025.
"Total dari personel Polres sendiri ada 1.200 kemudian dari Kodim Bogor ada sekitar 400 jadi total sekitar ada 1.600 personel yang disiagakan untuk menjaga kamtibmas," jelas Kapolres.
Tag
Berita Terkait
-
Ferry Irwandi 'Ngamuk': Tuntut Jenderal Mundur Sampai Bongkar Dugaan Konspirasi Darurat Militer!
-
Media Asing Soroti Penjarahan di Rumah Ahmad Sahroni dan Sri Mulyani
-
Jeritan Hati Karyawan Shell di Tengah Kelangkaan Bensin yang Tak Kunjung Usai: Teman Saya Dirumahin
-
Jangan Gampang Ngamuk! Ini 7 Cara Bedain Demo Asli atau Cuma Kedok Provokator yang Bikin Rugi
-
Hoaks dan Deepfake: Saat Dunia Maya Menentukan Realita Kita
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
- 4 Sepatu Lari Lokal Harga Rp100 Ribuan dengan Ulasan Terbaik, Pas Buat Jogging
- Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026
-
Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran
-
Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah
-
Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026
-
ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.
-
4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay
-
Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat
-
Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan
-
Besok Pagi, Transjakarta Blok M-Kota Tak Lewat Sudirman-Thamrin
-
6 Tanaman yang Bisa Mengusir Ular, Wajib Punya Salah Satunya di Rumah