Momen tersebut diungkapkan Prabowo saat dirinya menjenguk para korban demonstrasi di Rumah Sakit Polri, Kramatjati, Jakarta Timur, Senin, 1 September 2025.
Menurut Prabowo, para anggota polisi yang menjadi korban itu patut diapresiasi dengan kenaikan pangkat, karena sudah bertugas di lapangan untuk membela negara maupun rakyat.
“Saya sampaikan ke Kapolri, saya minta semua petugas dinaikin pangkat luar biasa karena bertugas di lapangan membela negara, membela rakyat,” ujar Prabowo.
Prabowo menjelaskan bahwa demonstran murni seharusnya bersikap baik dan tidak melakukan tindakan anarkis sehingga akan dilindungi oleh aparat.
“Hak menyampaikan pendapat dijamin oleh Undang – Undang, tapi ada ketentuannya, demonstrasinya harus damai, harus sesuai Undang – Undang,” ucap Prabowo.
“Undang – Undang mengatakan kalau mau demonstrasi, harus minta izin, harus dikasih, dan berhentinya jam 18.00, dibanyak tempat saya dapat laporan datang truk-truk disitu ada petasan yang berat dan ini para anggota banyak kena petasan,” imbuhnya.
Prabowo menceritakan bahwa pihaknya telah menjenguk 13 orang yang menjadi korban.
Dari sejumlah korban yang dijenguk dominan mengalami luka berat, mulai dari luka di kepala hingga ginjalnya rusak.
“Saya sudah tengok 13 di atas, ada yang berat, kepalanya sampai harus operasi tempurung diganti titanium, ada yang tangannya putus dan sebagainya,” katanya.
Baca Juga: Ahmad Sahroni Punya Bisnis Apa Saja? Ini Riwayatnya sampai Dicap Crazy Rich Tanjung Priok
“Saya mau nengok yang paling parah, ginjalnya diinjak-injak sampai fungsi ginjal rusak, jadi beliau sekarang harus dicuci darah, kalau perlu kita cari transplantasi kalau tidak bisa diperbaiki, ini sangat berat,” imbuhnya.
Selain memberi penghargaan bagi aparat yang menjadi korban dengan kenaikan pangkat, Prabowo juga menegaskan tindak tegas bagi anggota polisi yang melanggar aturan.
“Polisi sudah tegas menindak anggotanya yang mungkin keliru,” tegasnya.
“Ini sedang diselidiki, kalau ada kesalahan akan ditindak, tapi jangan lupa puluhan petugas yang berkorban, polisi siang malam menjaga keamanan di seluruh pelosok tanah air,” sambungnya.
Kontributor : Kanita
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Ray Rangkuti Khawatir Kemunculan Sjafrie Sjamsoeddin di Bursa Pilpres Mirip SBY 2004
-
AHY Ungkap Pesan Khusus SBY ke Prabowo saat Pertemuan 3,5 Jam di Istana
-
Operation Epic Fury, AS Kerahkan 50 Ribu Tentara dan 200 Jet Tempur Gempur Iran dari 2 Kapal Induk
-
Kapal Selam AS Tenggelamkan Kapal Perang Iran di Samudera Hindia
-
Militer AS Klaim Tewaskan Pejabat Iran yang Diduga Terlibat dalam Rencana Pembunuhan Donald Trump
-
Bantuan untuk eks Pengguna Narkoba dan ODHIV Cair, Kemensos Ubah Skema Jadi Uang Tunai Segini!
-
Setelah Bangkai Anjing, Kini Giliran Alat Berat! Misteri Teror Beruntun Tim Relawan di Aceh Tamiang
-
Kementerian HAM Kenalkan Program Kampung Redam dan Desa Sadar HAM di Lombok Barat
-
Menlu Sugiono Kirim Surat Belasungkawa Wafatnya Ali Khamenei ke Dubes Iran, Ini Alasannya
-
Detik-detik Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Kena OTT KPK Saat Ngecas Mobil Listrik di SPKLU