Suara.com - Aktor Fedi Nuril telak-telak menyentil mantan aktivis 1998, Budiman Sudjamiko yang kini menjabat Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan di Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Kritik telak itu dilayangkan Fedi Nuril saat dirinya menanggapi soal berita puluhan orang hilang sejak meletusnya demonstrasi 25 Agustus 2025 lalu di Jakarta dan beberapa daerah lain.
Lewat cuitan terbarunya di akun X pribadinya pada Rabu (3/8/2025), Fedi Nuril tanpa basa-basi menyinggung nama Budiman Sudjatmiko perihal adanya pemberitaan puluhan orang hilang dari catatan KontraS.
Selain Budiman, Fedi Nuril turut menyebut para mantan aktivis 98 terkait adanya puluhan orang yang belum ditemukan pasca meletusnya aksi demonstrasi pada 25 Agustus lalu.
Lewat cuitannya, Fedi Nuril pun mengaitkan berita penghilang orang semasa unjuk rasa dengan Budiman Sudjatmiko yang diketahui adalah mantan tahanan politik di era Orde Baru dan kini memilih merapat ke dalam rezim Prabowo.
"Kepada Mas @budimandjatmiko dan para aktivis 98 yang sekarang berbalik mendukung Prabowo dan berada di pemerintahan, Apakah ini terasa familiar?" cuit Fedi Nuril dikutip pada Rabu.
Dalam cuitannya, Fedi Nuril tidak menjelaskan detail apa kaitan Budiman Sudjatmiko dengan laporan puluhan orang hilang dalam demonstrasi yang berujung rusuh pada 25 Agustus lalu. Dia hanya merapalkan doa permohonan perlindungan.
"Na’uudzubillaah min dzalik," tulis Fedi Nuri ditutup dengan emoji berdoa.
Diketahui, Budiman Sudjatmiko pernah menjadi korban penculikan saat menjadi aktivis 98. Namun, nasib Budiman masih beruntung, tak seperti 13 aktivis lainnya yang hilang dan hingga kini belum juga ditemukan.
Saat peristiwa penculikan terhadap aktivis pada 1997-1998, Prabowo sempat menjabat sebagai Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Danjen Kopasuss).
Baca Juga: Viral Aksi Ahmad Sahroni Pamer Salat Bareng AHY, Publik Muak: Kok Kepikiran Ibadah Direkam?
Kopassus diketahui membentuk tim kecil bernama Tim Mawar, yang melakukan operasi penculikan.
Hingga berita ini diturunkan belum ada pernyataan resmi dari Budiman Sudjatmiko terkait cuitan Fedi Nuril.
Namun, cuitan Fedi Nuril yang menanggapi soal berita puluhan orang hilang sejak demo 25 Agustus dan sentilannya kepada Budiman Sudjatmiko lantas menjadi sorotan netizen. Banyak yang ikut menyoroti Budiman Sudjatmiko yang notabene-nya sempat diculik tentara di zaman Orba dan kini menjadi pendukung Prabowo.
"Kalo sudah terciprat kekuasaan, perjuangan dan harga diri masa lalu pun digadaikan," kritik salah satu netizen.
"Sejarah berulang, dosa lama diulang kembali," timpal yang lain.
"Udah dapet kursi jadi pada diem," celetuk netizen lainnya.
Berita Terkait
-
Viral Aksi Ahmad Sahroni Pamer Salat Bareng AHY, Publik Muak: Kok Kepikiran Ibadah Direkam?
-
Puan Maharani Cuma Minta Maaf, Susi Pudjiastuti Geram: Pecat Anggota DPR Tak Berempati ke Rakyat!
-
Prabowo Ditantang Mundur jika Cinta Tanah Air: Gak Malu Bertahan Mati-matian di Kursi Kekuasaan?
-
Sebut Gerakan Aksi Massa Konstitusional, Bivitri Sindir Pidato Prabowo: Tak Selesaikan Akar Masalah!
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Jakarta Rangkul Konten Kreator untuk Jembatani Informasi Ibu Kota ke Warga
-
Empat Karyawan di Jaksel Sekap Teman Wanita Gara-gara Urusan Kantor, Begini Kronologinya
-
KPK Endus Aliran Duit Haram di Loket Imigrasi Bali, Biro Jasa Mulai 'Bernyanyi'
-
Kapolda Jabar: Taufik Hidayat Sangat Sadis, Harus Dihukum Maksimal 12 Tahun Penjara!
-
Prabowo Hadiri Konvensi Sains, Beri Taklimat di Hadapan 2.600 Akademisi
-
Identik dengan Gajah, Analis Bongkar Alasan Jokowi Pilih Lampung Jadi Target Safari Politik
-
Kedok Game Keluarga! Disney Timezone di Jakarta Ternyata Sarang Judi Beromzet Rp2,1 Miliar Sebulan
-
Guntur Romli Sebut Safari Politik Jokowi Demi Gibran di 2029
-
3 Peserta Latsarmil Meninggal, KSP Dudung: Belum Ada Kelalaian, Mungkin Faktor Penyakit
-
Refocusing MBG Prioritaskan Kelompok Rentan, Ribuan Dapur Terancam Mubazir