Suara.com - Nama Sri Mulyani Indrawati kembali jadi sorotan publik setelah resmi dicopot dari jabatannya sebagai Menteri Keuangan oleh Presiden Prabowo Subianto pada Senin (8/9/2025).
Keputusan reshuffle ini dilakukan di tengah gelombang demonstrasi besar-besaran yang menuntut sistem perpajakan lebih adil dan menolak berbagai fasilitas istimewa pejabat.
Sri Mulyani digantikan oleh Purbaya Yudhi Sadewa, ekonom yang sebelumnya menjabat Kepala Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Langkah ini diambil Presiden Prabowo sebagai upaya meredam ketegangan publik dan menstabilkan situasi politik-ekonomi tanah air.
Namun, di balik sorotan atas pencopotannya, publik kembali mengingat rekam jejak panjang Sri Mulyani di kancah internasional, terutama perannya di Bank Dunia.
Jabatan Sri Mulyani di Bank Dunia
Sebelum kembali ke Indonesia pada 2016 untuk menjadi Menteri Keuangan era Presiden Joko Widodo, Sri Mulyani sempat menduduki posisi bergengsi di Bank Dunia. Ia diangkat sebagai Managing Director dan Chief Operating Officer (COO) Bank Dunia pada 1 Juni 2010.
Dalam jabatan tersebut, Sri Mulyani bertanggung jawab mengawasi operasi Bank Dunia di berbagai kawasan besar dunia, termasuk Asia Timur dan Pasifik, Timur Tengah dan Afrika Utara, serta Amerika Latin dan Karibia.
Ia juga memimpin pengelolaan dana International Development Association (IDA) yang menjadi sumber bantuan utama bagi negara-negara termiskin.
Baca Juga: Sri Mulyani: Pahlawan atau Simbol Kegagalan?
Tak hanya itu, Sri Mulyani juga dikenal sebagai ketua Dewan Penasihat Bank Dunia untuk Gender dan Pembangunan, menunjukkan kiprahnya dalam memperjuangkan kesetaraan gender di sektor global.
Mengapa Dicopot Presiden Prabowo?
Pencopotan Sri Mulyani diduga tidak lepas dari eskalasi protes nasional yang menuntut reformasi fiskal. Demonstrasi besar bahkan sempat berujung kerusuhan, termasuk penjarahan rumah pribadi Sri Mulyani.
Keputusan Presiden Prabowo untuk melakukan reshuffle dianggap sebagai langkah politik untuk menenangkan publik sekaligus membuka ruang kebijakan ekonomi baru.
Meski begitu, pencopotan ini menimbulkan kekhawatiran di pasar keuangan. Investor internasional menyoroti reputasi Sri Mulyani yang selama ini dikenal disiplin menjaga fiskal.
Bursa saham Jakarta sempat melemah, sementara rupiah turun hingga 1 persen sebelum Bank Indonesia melakukan intervensi.
Berita Terkait
-
Akun Diduga Anak Menkeu Purbaya Viral, Sebut Sri Mulyani Agen CIA
-
Menkeu Purbaya Sebut Tuntutan 17+8 Berasal dari Rakyat yang Hidupnya Kekurangan
-
Jelang Sertijab Menkeu, IHSG Langsung 'Tumbang' 77 Poin
-
Menkeu Purbaya Disorot Usai Bikin Pernyataan Kontroversial Pasca Dilantik, Blunder?
-
Sri Mulyani: Pahlawan atau Simbol Kegagalan?
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?