Sri Mulyani Indrawati adalah salah satu tokoh ekonomi paling berpengaruh di Indonesia. Ia tercatat sebagai Menteri Keuangan yang menjabat di tiga pemerintahan berbeda di antaranya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (2005–2010), Presiden Joko Widodo (2016–2024), dan terakhir Presiden Prabowo Subianto (2024). Posisinya digantikan Purbaya setelah sejumlah kontroversi pada 2025.
Berdasarkan laporan LHKPN, Sri Mulyani memiliki total kekayaan bersih mencapai Rp92 miliar, lebih dari dua kali lipat kekayaan Purbaya.
Rincian Harta Kekayaan Sri Mulyani
Agar lebih jelas untuk mengamati perbedaan kekayaan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa dan Sri Mulyani, berikut rincian harta kekayaan Sri Mulyani.
1. Tanah dan Bangunan
Nilainya mencapai Rp49,5 miliar. Properti ini tersebar di beberapa lokasi strategis dan menjadi sumber terbesar kekayaannya.
2. Kas dan Setara Kas
Sri Mulyani memiliki simpanan tunai dan tabungan senilai Rp16,5 miliar.
Baca Juga: Heboh Sri Mulyani Dituduh Agen CIA, Ini 4 Tokoh Dunia yang Ternyata Mata-Mata Sungguhan
3. Alat Transportasi dan Mesin
Kendaraan yang dimiliki relatif sederhana untuk ukuran seorang pejabat tinggi, dengan total Rp782,9 juta.
4. Harta Bergerak Lainnya
Aset bergerak lain seperti perhiasan atau barang koleksi mencapai Rp391,7 juta.
Meski demikian, Sri Mulyani juga tercatat memiliki utang sebesar Rp9,3 miliar. Namun setelah dikurangi kewajiban tersebut, kekayaan bersihnya tetap berada di kisaran Rp92 miliar.
Perbandingan Kekayaan Keduanya
Jika melihat data resmi, perbedaan kekayaan Purbaya dan Sri Mulyani cukup signifikan. Kekayaan Purbaya sebesar Rp39,21 miliar masih jauh lebih kecil dibandingkan dengan harta Sri Mulyani yang mencapai Rp92 miliar.
- Nilai Kekayaan: Sri Mulyani lebih dari dua kali lipat lebih kaya.
- Sumber Kekayaan: Keduanya sama-sama banyak berinvestasi di properti. Namun, Sri Mulyani unggul dengan portofolio tanah dan bangunan senilai Rp49,5 miliar.
- Aset Kendaraan: Purbaya terlihat lebih gemar mengoleksi kendaraan mewah, dengan total Rp3,6 miliar, jauh di atas Sri Mulyani yang hanya Rp782,9 juta.
- Kas dan Setara Kas: Sri Mulyani memiliki dana likuid Rp16,5 miliar, hampir empat kali lipat lebih banyak daripada Purbaya yang Rp4,2 miliar.
- Utang: Purbaya tidak memiliki catatan utang, sementara Sri Mulyani memiliki kewajiban Rp9,3 miliar.
Demikian itu beda kekayaan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa vs Sri Mulyani. Semoga dapat dipahami.
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
-
Heboh Sri Mulyani Dituduh Agen CIA, Ini 4 Tokoh Dunia yang Ternyata Mata-Mata Sungguhan
-
Adik Ipar Purbaya Yudhi Sadewa Cerita Soal Dua Iparnya: Satu Mundur, Satu Jadi Menkeu
-
Profil Purdue University Kampus Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa, Neil Armstrong Juga Kuliah di Sini
-
Akui Sri Mulyani Sosok Berintegritas, Mahfud MD Beber Penyebab Menkeu Diganti
-
Apakah Ada Agen CIA di Indonesia? Viral Tuduhan Diduga Anak Purbaya Yudhi Sadewa
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan
-
Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan
-
Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos
-
Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban
-
Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi
-
Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik
-
Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?
-
Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo
-
Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis
-
Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura