- Mahfud MD nilai Sri Mulyani punya integritas oke
- Pergantian Sri Mulyani dianggap sebagai wewenang penuh Presiden
- Mahfud berpendapat pergantian Sri Mulyani lebih ke faktor regenerasi
Suara.com - Mantan Menko Polhukam Mahfud MD ikut memberikan pandangannya mengenai keputusan Presiden Prabowo Subianto mengganti Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.
Mahfud menekankan bahwa integritas dan kompetensi Sri Mulyani tidak perlu diragukan, namun pergantian tetap merupakan hak prerogatif presiden. Dalam pernyataannya, Mahfud MD secara gamblang mengakui kualitas yang dimiliki Sri Mulyani.
"Ada pertimbangan tertentu seperti Sri Mulyani misalnya. Saya kira integritasnya oke tidak ada yang mempermasalahkan soal itu. Kompetensinya oke, track record-nya oke, gitu," ujar Mahfud dikutip dari akun Youtube Mahfud MD Official.
Penilaian ini seolah menegaskan bahwa jika ada perubahan di pos Kementerian Keuangan, hal itu bukan didasari oleh isu integritas atau kinerja yang buruk.
Namun, Mahfud menambahkan bahwa keputusan untuk mengganti atau mempertahankan seorang menteri sepenuhnya berada di tangan presiden.
"Tapi dia diganti ya gak apa-apa itu wewenang Pak Prabowo bisa mencetak kader baru selain Bu Sri Mulyani kan artinya Bu Sri Mulyani sudah sangat lama sekarang harus disiapkan kader-kader baru," jelasnya.
Perspektif ini membuka kemungkinan adanya regenerasi atau keinginan untuk memberikan kesempatan kepada talenta-talenta baru di kancah pemerintahan.
Selain itu, Mahfud MD juga menyinggung rumor yang beredar luas mengenai keinginan Sri Mulyani untuk mundur.
"Atau seperti yang kita dengarkan beberapa kali Bu Ani sudah minta untuk mundur katanya gitu. Gosip-gosip yang kita dengarkan gosipnya iya bahkan sehari pernah sampai dua kali katanya menyampaikan itu tapi jawabannya baru sekarang," ungkap Mahfud.
Baca Juga: Apakah Ada Agen CIA di Indonesia? Viral Tuduhan Diduga Anak Purbaya Yudhi Sadewa
Meskipun ia menyebutnya sebagai "gosip," informasi ini mengindikasikan bahwa potensi pergantian mungkin juga datang dari inisiatif Sri Mulyani sendiri yang sudah menjabat dalam waktu cukup lama.
Meskipun demikian, Mahfud kembali menegaskan prinsipnya terkait hal ini.
"Tidak apa-apa itu wewenang presiden sebenarnya kita tidak berhaklah untuk mencampur yang penting Presiden mendengar dulu itu sebagai quick win gitu," pungkasnya.
Pernyataan ini menegaskan posisi bahwa masyarakat atau pihak lain tidak memiliki hak untuk mengintervensi keputusan presiden terkait pemilihan menterinya, selama prosesnya dilakukan dengan pertimbangan yang matang.
Mahfud berharap keputusan apapun yang diambil dapat menjadi "quick win" bagi pemerintahan baru, menunjukkan langkah awal yang positif.
Tag
Berita Terkait
-
Apakah Ada Agen CIA di Indonesia? Viral Tuduhan Diduga Anak Purbaya Yudhi Sadewa
-
Dicopot dari Kursi Menpora, Dito Ariotedjo Punya Koleksi Tunggangan Capai Rp7,67 Miliar
-
Pesan Terakhir Nan Haru Sri Mulyani, Minta Privasi Dihormati Usai Tak Lagi Jadi Menteri Keuangan
-
Soal Budi Gunawan Kena Reshuffle, Politisi PDIP: Itu Hak Prerogatif Presiden, Harus Dihormati
-
Berapa Gaji Agen CIA? Sri Mulyani Dituduh Agen CIA oleh Akun Diduga Anak Menkeu Purbaya
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno