- Modernisasi Pilkades Melalui Digitalisasi
- Kolaborasi dan Studi Tiru untuk Inovasi
- Tahapan Pilkades 2026 dan Penyesuaian Aturan Baru
Suara.com - Era baru demokrasi tingkat desa ada di depan mata. Menyongsong Pilkades serentak di 30 desa pada 2026, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Cianjur menyiapkan gebrakan besar dengan meninggalkan metode konvensional yang rentan masalah.
Dua pilar utamanya adalah sistem pendaftaran calon kepala desa (kades) secara online dan rencana adopsi e-voting untuk pemungutan suara.
Langkah progresif ini bukan sekadar modernisasi, melainkan sebuah strategi untuk meminimalisir kecurangan, meningkatkan transparansi, dan membuat proses demokrasi lebih efisien dari hulu hingga hilir.
Masalah klasik seperti berkas hilang, data ganda, atau proses verifikasi yang lambat dan subjektif akan segera menjadi masa lalu.
Bekerja sama dengan Universitas Suryakancana (Unsur), DPMD Cianjur telah merancang sebuah platform digital khusus untuk pendaftaran calon kades.
Kepala Bidang Penataan dan Kerja Sama Desa DPMD Cianjur, Dendy Kristanto, menegaskan bahwa sistem ini adalah jawaban atas carut-marut di pilkades sebelumnya.
"Kami bersama Universitas Suryakancana (Unsur) Cianjur sudah mengembangkan sistem administrasi pendaftaran calon kepala desa terkait dengan pilkades, di mana proses pendaftaran calon dan berkasnya dimasukkan secara online," kata Dendy, Selasa (9/9/2025) dilansir dari Antara.
Keunggulan sistem ini sangat signifikan:
- Transparansi Real-time: Proses pendaftaran dapat dipantau langsung oleh panitia di tingkat kecamatan hingga kabupaten.
- Minimalisir Human Error: Mengurangi risiko kesalahan input data atau kehilangan berkas fisik.
- Efisiensi Waktu: Calon tidak perlu lagi bolak-balik membawa tumpukan berkas. Semua bisa diunggah melalui sistem.
- Akuntabilitas: Jejak digital setiap pendaftar tercatat dengan baik, menyulitkan praktik manipulasi.
Inovasi tidak berhenti di meja pendaftaran. DPMD Cianjur juga sangat serius mempertimbangkan penggunaan e-voting untuk menggantikan surat suara kertas.
Baca Juga: DPR Soroti Efektivitas Dana Desa, Pertanyakan Jumlah Kades Dipenjara dan Biaya Politik Miliaran
Langkah ini diyakini dapat mempercepat proses penghitungan suara dan mengurangi potensi sengketa.
Namun, Cianjur tidak mau gegabah. Mereka akan lebih dulu belajar dari Kabupaten Indramayu yang dijadwalkan menjadi lokasi uji coba pilkades digital oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
"Kita lihat nanti setelah Desember (2025) sesuai arahan dari pemerintah provinsi, programnya dari Gubernur Jabar dan Dinas PMD Provinsi Jabar, rencananya secara digital, di mana pilkades secara digital akan diuji coba di Indramayu pada 9 Desember 2025," ungkap Dendy.
Jika uji coba ini terbukti berhasil dan efektif, DPMD Cianjur siap melakukan studi tiru untuk diterapkan pada Pilkades 2026.
Ini adalah sinyal kuat bahwa Cianjur berambisi menjadi salah satu pionir dalam penyelenggaraan pilkades yang modern, cepat, dan tepercaya di Jawa Barat. Transformasi digital ini menjadi pertaruhan besar untuk mewujudkan demokrasi desa yang lebih berintegritas.
Tag
Berita Terkait
-
DPR Soroti Efektivitas Dana Desa, Pertanyakan Jumlah Kades Dipenjara dan Biaya Politik Miliaran
-
Karma Instan! Viral Momen Mobil Dinas Terjebak di Jalan Rusak, Warga Cuek: Biar Merasakan
-
Waspada! Kenali Ciri-ciri Penipuan Produk Emas Logam Mulia Secara Online
-
Serikat Ojol Ngadu ke DPR Minta Perpres Perlindungan Pekerja, Dasco Akan Temui Prabowo Siang Ini
-
Budi Arie Setiadi Dicopot Prabowo dari Kabinet, Benarkah karena Terseret Kasus Judi Online?
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek