Suara.com - Sebuah akun TikTok bernama “zndyap778” pada Minggu, 31 Agustus 2025, mengunggah video yang menampilkan seorang pria terbaring di rumah sakit dengan kedua matanya ditutup kapas.
Video tersebut diberi takarir:
“Warga ini kehilangan penglihatannya usai pemukimannya disiram oleh aparat menggunakan gas air mata.
600 orang pendemo ditahan di Polda Metro dan mereka dipukul, ada bukti videonya di bio, bantu sebarkan agar kejadian 98 tidak terulang.”
Unggahan ini viral.
Hingga Kamis, 4 September 2025, video itu telah mendapat lebih dari 117 ribu tanda suka, 3 ribu komentar, dan dibagikan ulang sebanyak 10 ribu kali.
Melansir dari TurnBackHoax.id, tim pemeriksa fakta melakukan pencarian dengan kata kunci klaim tersebut.
Hasilnya, tidak ditemukan informasi kredibel yang membenarkan adanya warga kehilangan penglihatan akibat gas air mata aparat.
Tim pemeriksa fakta juga menemukan tangkapan layar dari video lalu diperiksa menggunakan Google Lens.
Ditemukan gambar yang sama di laman beritasatu.com.
Baca Juga: CEK FAKTA: Rumah Roy Suryo Dijarah dan Dibakar Massa, Viral di Medsos!
Artikel BeritaSatu yang terbit pada Sabtu, 21 September 2024, menjelaskan bahwa pasien dalam video tersebut adalah Faisal Nasution.
Faisal merupakan korban tindak kekerasan congkel mata di Gunung Putri, Bogor, yang kemudian mengalami infeksi pada kedua matanya.
Kasus ini tidak ada kaitannya dengan penggunaan gas air mata oleh aparat.
Klaim bahwa seorang warga kehilangan penglihatan akibat disiram gas air mata oleh aparat adalah tidak benar.
Faktanya, video tersebut memperlihatkan Faisal Nasution, korban kekerasan congkel mata di Gunung Putri, Bogor, yang mengalami infeksi pada kedua matanya.
Dengan demikian, unggahan tersebut masuk kategori konten menyesatkan (misleading content).
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara