- Bripda Abi Kurniawan menerima sanksi berat
- Tindakan Bripda Abi melempar helm ke pelajar hingga kritis
- Peristiwa terjadi saat patroli pembubaran balap liar
Suara.com - Palu sidang kode etik telah diketuk. Anggota Polda Banten, Brigade Polisi Dua (Bripda) Abi Kurniawan, harus menerima konsekuensi berat atas perbuatannya yang menyebabkan seorang pelajar bernama Violent Agara Casttilo mengalami kecelakaan hingga kini dalam kondisi kritis.
Dalam putusan sidang, Bripda Abi dijatuhi sanksi administratif berupa demosi selama lima tahun.
Sanksi demosi ini menjadi hukuman inti dari serangkaian sanksi lain yang harus diterimanya. Tak hanya dipindahtugaskan ke jabatan yang lebih rendah selama lima tahun, Bripda Abi juga harus menelan pil pahit lainnya yakni penundaan kenaikan pangkat selama dua tahun, penundaan kesempatan mengikuti pendidikan selama satu tahun, serta penempatan dalam tempat khusus (patsus) selama 30 hari.
Kebenaran putusan ini dikonfirmasi langsung oleh Kepala Bidang Humas Polda Banten, Komisaris Besar Polisi Didik Hariyanto, di Kota Serang, Rabu (10/9/2025).
"Hukuman atau sanksi administratif berupa demosi sampai penundaan pangkat dan pendidikan," katanya sebagaimana dilansir Antara.
Sidang Kode Etik Profesi Polri (KEPP) yang menentukan nasib Bripda Abi ini dipimpin oleh Kepala Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Banten, Komisaris Besar Polisi Murwoto.
Dalam sidang tersebut, perbuatan Bripda Abi secara tegas dikategorikan sebagai "perbuatan tercela" yang mencoreng citra institusi.
Sebagai bagian dari pertanggungjawabannya, Bripda Abi diwajibkan untuk menyampaikan permintaan maaf secara langsung di hadapan pimpinan Polri dan, yang terpenting, kepada keluarga korban yang kini tengah berjuang mendampingi Violent Agara Casttilo. Menurut Didik, Bripda Abi menerima semua putusan tersebut tanpa perlawanan.
"Dia menerima dan tidak mengajukan banding," katanya.
Baca Juga: Pangdam Jaya Bongkar Massa Ricuh Demo Jakarta: Didominasi Pelajar SMA/STM
Insiden tragis ini berawal dari sebuah patroli rutin yang dilakukan oleh 29 personel Direktorat Samapta Polda Banten pada dini hari.
Tim patroli menerima informasi dari masyarakat mengenai adanya kegiatan balap liar yang meresahkan di sekitar Jalan Palima–Pakupatan, wilayah hukum Polresta Serang Kota.
Menurut penjelasan Kombes Pol Murwoto, sekitar pukul 02.15 WIB, tim patroli dibagi menjadi dua kelompok untuk menyisir lokasi. Saat petugas tiba, para remaja yang diduga terlibat dalam balap liar langsung tunggang langgang melarikan diri dengan sepeda motor mereka.
Di tengah situasi yang kacau itu, tim kedua melihat sebuah sepeda motor melaju ke arah mereka dari arah yang berlawanan. Kondisi motor yang tidak menyalakan lampu utama di tengah kegelapan dini hari memicu reaksi dari petugas.
"Dari arah berbeda, tim dua melihat kendaraan roda dua tanpa lampu utama melaju ke arah petugas," kata Murwoto.
Dalam sepersekian detik itulah, Bripda Abi Kurniawan secara refleks melempar helm yang dipegangnya hingga mengenai pengendara motor tersebut, yang belakangan diketahui adalah Violent Agara Casttilo.
Berita Terkait
-
Promo Paket Pelajar Richeese Factory: Nikmati Kelezatan Fire Chicken Super Hemat
-
Pangdam Jaya Bongkar Massa Ricuh Demo Jakarta: Didominasi Pelajar SMA/STM
-
7 Parfum Murah di Indomaret untuk Pelajar, Wanginya Soft Tahan Seharian
-
5 Rekomendasi Moisturizer Ringan untuk Pelajar, Anti Bruntusan Harga Mulai Rp15 Ribuan
-
Aksi Pelajar STM Cium Tangan Polisi Sebelum Demo Jadi Omongan
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
Terkini
-
Viral Lele Mentah, SPPG di Pamekasan Boleh Beroperasi Kembali jika Sudah Ada Perbaikan
-
Wajib Vaksin Sebelum Mudik Lebaran! IDAI Ingatkan Risiko Campak Meningkat Saat Libur Panjang
-
Pemerintah Bangun Ratusan Toilet dan Revitalisasi Sekolah di Kawasan Transmigrasi
-
Polda Metro Jaya Buka Posko Khusus, Cari Saksi Teror Air Keras Aktivis KontraS
-
Prabowo Instruksikan Kapolri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
PVRI Kritik Pernyataan 'Antikritik' Prabowo Usai Insiden Penyiraman Air Keras: Ini Sinyal Represif!
-
Pulang Basamo 2026: Ribuan Perantau Minang Mudik Gelombang Kedua, Dari Bali hingga Samarinda
-
Pemudik Mulai Padati Terminal Kampung Rambutan, Puncak Arus Mudik Diprediksi H-3 Lebaran
-
Negara Janji Tanggung Biaya Pengobatan Aktivis KontraS Korban Teror Air Keras
-
Mencekam! Israel Bak Neraka, Api di Mana-mana Setelah Dirudal Kiamat Iran