- Setelah viral dengan tuduhan kontroversial terhadap Sri Mulyani, Yudo Sadewa muncul lewat video TikTok untuk klarifikasi
- Dalam klarifikasinya, Yudo menyebut tudingannya hanya candaan dan menyalahkan pihak lain yang "menggoreng" isu.
- Sang bapak, menteri Purbaya Yudhi Sadewa sudah lebih awal meminta maaf
Suara.com - Setelah unggahan kontroversialnya viral dan akun Instagram-nya menghilang, diduga Yudo Sadewa, putra Menteri Keuangan baru Purbaya Yudhi Sadewa muncul ke publik. Melalui sebuah video di akun TikTok pribadinya, Yudo memberikan klarifikasi terkait tudingannya yang menyebut Sri Mulyani Indrawati sebagai "agen CIA".
Sementara sang menteri sudah lebih dahulu meminta maaf atas pernyataan perdanannya saat menjadi Menteri Keuangan, terutama saat menanggapi pertanyaan mengenai tuntutan masyarakat, 17+8.
Namun, alih-alih meredam amarah publik, video klarifikasi tersebut justru menjadi bumerang dan menyulut gelombang hujatan yang baru. Pasalnya, Yudo tampak tidak menunjukkan penyesalan yang tulus dan justru menyebut tudingan serius itu hanyalah bahan candaan.
Dalam video klarifikasinya, Yudo Sadewa tampil santai dan beberapa kali tertawa saat menjelaskan duduk perkara dari unggahan yang telah membuatnya menjadi bulan-bulanan netizen se-Indonesia.
"Itu hanya jokes yang diberikan kepada teman-teman aku terhadap ternak Mulyono," ucap Yudo dengan nada ringan, menggunakan istilah "ternak Mulyono" yang dianggap sebagian netizen sebagai frasa lain yang merendahkan.
Ia kemudian melanjutkan dengan menyalahkan pihak lain yang dianggapnya telah "menggoreng" atau membesar-besarkan masalah tersebut hingga menjadi viral.
"Tapi ada yang goreng kayaknya ya, jadi viral," lanjutnya sambil tertawa.
Sikapnya yang terkesan meremehkan masalah serius inilah yang menjadi pemicu utama kemarahan baru dari warganet. Di saat publik mengharapkan sebuah permintaan maaf yang tulus dan pengakuan kesalahan, Yudo justru menampilkannya sebagai lelucon yang tidak berbahaya.
Meskipun di akhir video ia sempat menyampaikan permintaan maaf, permintaan maaf tersebut dinilai tidak tulus. Ia meminta maaf atas "kegaduhan" yang ditimbulkan, bukan atas substansi tuduhannya yang tidak berdasar atau sikapnya yang dianggap arogan.
Baca Juga: Ini Klarifikasi Anak Menkeu Baru Usai Sebut Sri Mulyani 'Agen CIA', Kini Singgung Ternak Mulyono
"Gue mau minta maaf," ujarnya.
Video klarifikasi ini sontak "dirujak" habis-habisan oleh netizen. Banyak yang menilai bahwa Yudo tidak belajar dari kesalahannya dan justru menunjukkan sifat aslinya yang dianggap tidak memiliki empati.
"Minta maaf kok sambil ketawa-ketawa? Gak ada nyesel-nyeselnya," tulis seorang netizen.
"Udah salah, nyalahin yang 'goreng'. Plus pakai istilah 'ternak Mulyono' pula. Ini sih nambah masalah, bukan klarifikasi," timpal yang lain.
Kini, bola panas kembali berada di tangan Yudo Sadewa. Klarifikasinya yang gagal total ini justru semakin memperburuk citranya dan ayahnya di mata publik.
Berita Terkait
-
Ini Klarifikasi Anak Menkeu Baru Usai Sebut Sri Mulyani 'Agen CIA', Kini Singgung Ternak Mulyono
-
Anak Menteri Keuangan Kuliti Ciri Orang Miskin: Pamer ATM Prioritas dan Pakai Jaket Harga Rp9 Juta
-
Apa Pekerjaan Tonny Sumartono Suami Sri Mulyani? Intip Karier Mentereng dan Sosoknya
-
Kuliti Ciri-ciri Orang Miskin, Anak Menkeu Purbaya Dinilai Nirempati: Miskin Itu bukan Penyakit!
-
Niat Klarifikasi usai Senggol Sri Mulyani, Yudo Sadewa Anak Menkeu Purbaya Malah Dibilang Blunder
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Dugaan Motif Anti-Kristen Terungkap dalam Manifesto Penembakan di Gala Dinner Donald Trump
-
Gempa Hokkaido Magnitudo 6,2 Picu Risiko Tanah Longsor
-
3 Demo Bakal Kepung Jakarta Pusat Hari Ini, Polisi Imbau Warga Hindari Sejumlah Titik
-
Lokasi Penembakan di Acara Trump Sama dengan TKP Percobaan Pembunuhan Reagan
-
Cekcok Rebutan Lapak Mangkal, Sopir Angkot di Tanah Abang Bakar Teman Sendiri Hidup-hidup
-
Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU
-
Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!
-
Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!
-
BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank
-
BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan