- Trailer menabrak truk pengangkut cat di Tol Pluit.
- Tumpahan cat putih menutupi ruas jalan arah Tanjung Priok.
- Kecelakaan dipicu oleh sopir trailer yang diduga mengantuk.
Suara.com - Pemandangan tak biasa dan sureal terjadi di ruas Jalan Tol Pluit, Jakarta Utara, pada Kamis (11/9/2025) pagi.
Aspal hitam yang sehari-hari dilintasi ribuan kendaraan mendadak berubah menjadi 'kanvas' putih raksasa.
Penyebabnya adalah kecelakaan lalu lintas yang melibatkan trailer dan truk ringan yang mengangkut puluhan ember cat.
Insiden yang terjadi di KM 14.400 arah Tanjung Priok ini, sontak menjadi perhatian para pengendara dan menyebabkan kepadatan arus lalu lintas yang signifikan pada jam sibuk berangkat kerja.
Tumpahan cat putih dari puluhan ember yang pecah berserakan di jalan menciptakan pemandangan yang kontras sekaligus berbahaya bagi pengguna jalan lain.
Kepala Satuan Patroli Jalan Raya (Kasat PJR) Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Dhanar Dhono Vernandhie, mengonfirmasi kronologi kejadian.
Menurutnya, penyebab utama kecelakaan ini adalah faktor kelalaian manusia, yakni pengemudi trailer yang diduga mengalami kelelahan ekstrem.
“Kendaraan datang dari arah Pluit, setiba di TKP pengemudi trailer mengantuk sehingga menabrak light truk bermuatan cat,” kata Dhanar kepada wartawan, Kamis (11/9/2025).
Sopir trailer yang diidentifikasi berinisial W diduga kuat mengalami microsleep, kondisi hilang kesadaran sesaat akibat mengantuk.
Baca Juga: Tragis! Seruduk Pohon di Kawasan Ragunan Jaksel, Pemotor Langsung Koit di Tempat
Kondisi ini sangat fatal, terutama saat mengemudikan kendaraan berat seperti trailer di jalan tol berkecepatan tinggi.
Akibatnya, trailer tersebut kehilangan kendali dan menabrak bagian belakang truk pengangkut cat yang berada di depannya.
Berdasarkan dokumentasi yang beredar, dampak tabrakan tersebut sangat kentara.
Puluhan ember cat berwarna putih terlihat hancur dan isinya tumpah ruah, melapisi permukaan jalan tol hingga beberapa puluh meter.
Pemandangan ini memaksa petugas gabungan dari PJR dan Jasa Marga bekerja ekstra untuk melakukan evakuasi dan pembersihan.
Dampak Lalu Lintas dan Penanganan di Lokasi
Berita Terkait
-
Tragis! Seruduk Pohon di Kawasan Ragunan Jaksel, Pemotor Langsung Koit di Tempat
-
Usai Pernyataannya, Sahroni Jadi Gunjingan Lagi: Perawatan Wajah Capai Rp200 Juta
-
5 Fakta Kecelakaan Tol Cipularang yang Menyebabkan 2 Orang Meninggal Dunia
-
Kecelakaan di Perlintasan Kereta Api, Mobil Tertabrak Kereta Api Ranggajati di Probolinggo
-
8 Korban Helikopter Jatuh di Hutan Kalsel Diidentifikasi, Dua Warga Riau
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Bedak Wardah High Coverage untuk Flek Hitam Membandel Usia 55 Tahun
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 10 Lipstik Paling Laris di Shopee Indonesia, Brand Lokal Mendominasi
- 3 Pilihan HP Infinix 5G dengan Performa Tinggi dan Layar AMOLED
Pilihan
-
Siapkan Uang Rp100 Miliar! Orang Terkaya RI Ini Serok 84 Juta Lembar Saham saat IHSG Anjlok
-
5 HP Memori 512 GB Paling Murah, Terbaik untuk Gamer dan Kreator Konten Budget Terbatas
-
7 HP RAM 8 GB Rp2 Jutaan Terbaik dengan Baterai Jumbo, Cocok buat Multitasking dan Gaming Harian
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
Terkini
-
Si Jago Merah Mengamuk di Kedubes Italia Menteng, Petugas Berjibaku Padamkan Api di Ruang Server
-
SPI Jambi Sebut Reforma Agraria Era Prabowo seperti 'Cuaca Mendung: Birokrasi Lemah
-
Pramono Anung Putuskan Bangun Waduk Demi Tekan Luapan Kali Angke
-
PAN Dukung Ambang Batas Parlemen Dihapus Hingga Usul Fraksi Dibatasi
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara Merasa Ada yang Memanfaatkan dan Jual Namanya dalam Kasus Suap Ijon Proyek
-
Wamensos Agus Jabo Salurkan Bantuan ATENSI di Desa Pilot Project Gambuhan Pemalang
-
Pekik Syukur dan Tangis Haru Pecah di PN Jakut Usai Hakim Bacakan Vonis Pendemo Agustus
-
Pembangunan Sekolah Rakyat di Tengah Sekolah Rusak: Solusi atau Salah Prioritas?
-
Sumut Darurat Agraria: 450 Konflik Mandek, 1,8 Juta Jiwa Terdampak Bencana Sepanjang 2025
-
Roy Suryo Siap Laporkan Balik Eggi Sudjana, Sebut Ada Strategi Adu Domba 'Otoritas Solo'