Suara.com - Seorang pria berinisial FA (30) bernasib tragis usai sepeda motor yang dikendarainya menabrak sebuah pohon di di Jalan Kavling Polri, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada Kamis (11/9/2025). Selain itu, DNS (28) yang dibonceng korban mengalami luka-luka imbas kecelakaan tunggal itu.
Insiden kecelakaan yang menewaskan pemotor itu diungkapkan oleh Kapolsek Pasar Minggu, Kompol Anggiat Sinambela.
"Satu orang korban meninggal dunia di tempat dan satu orang korban luka-luka berada di RSUD Pasar Minggu," ujarnya dikutip dari Antara, Kamis.
Peristiwa kecelakaan ini pertama kali dilaporkan pada Kamis pagi pukul 05.55 WIB oleh piket fungsi Polsek Pasar Minggu.
Setelah menerima laporan, petugas Polsek Pasar Minggu melakukan pengecekan di tempat kejadian perkara (TKP) dan segera menghubungi unit Kecelakaan Lalu Lintas (Laka Lantas) Polres Metro Jakarta Selatan untuk melakukan olah TKP.
Kecelakaan ini berawal ketika sepeda motor berwarna biru dengan nomor polisi B 3298 SAQ yang dikendarai korban menabrak pohon di lokasi kejadian.
"Sesampainya di lokasi, pengendara motor warna biru nopol B 3298 SAQ dalam posisi tergeletak terjatuh ke kanan dan pengendara dalam kondisi sudah tidak bergerak, diduga meninggal dunia," katanya.
Jenazah korban telah dibawa ke RS Fatmawati untuk keperluan visum dan proses lebih lanjut. Sedangkan DNS kemudian dibawa oleh warga sekitar ke RSUD Pasar Minggu. Sepeda motor pada kecelakaan juga mengalami kerusakan parah pada bagian depan.
Dugaan sementara Kepolisian, pengendara sepeda motor datang dari arah Taman Margasatwa Ragunan menuju Jalan Paso, tetapi kehilangan kendali hingga menabrak pohon yang berada di sisi jalan.
Baca Juga: Blak-blak saat Dibesuk Menko Yusril, Delpedro Marhaen: Saya Tidak Bersalah!
Kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab kecelakaan.
Viral di media sosial sebuah rekaman yang memperlihatkan kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Kavling Polri, Ragunan, Jakarta Selatan, pada Kamis pagi.
Sejumlah warga tampak mengerumuni jenazah ditutup kardus dengan di sampingnya terdapat motor yang rusak.
Berita Terkait
-
Blak-blak saat Dibesuk Menko Yusril, Delpedro Marhaen: Saya Tidak Bersalah!
-
KPK Usut Ustaz Khalid Basalamah Imbas Pilih Kuota Haji Khusus Meski Sudah Bayar Furoda
-
Sadar Diri Sakiti Rakyat, Rocky Gerung Puji Nyali Keponakan Prabowo Mundur dari DPR: Sikap Otentik!
-
Pimpin Rombongan Jemaah, KPK Sebut Ustaz Khalid Basalamah Pakai Kuota Haji Khusus Bermasalah
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
Terkini
-
Pulang Basamo 2026: Ribuan Perantau Minang Mudik Gelombang Kedua, Dari Bali hingga Samarinda
-
Pemudik Mulai Padati Terminal Kampung Rambutan, Puncak Arus Mudik Diprediksi H-3 Lebaran
-
Negara Janji Tanggung Biaya Pengobatan Aktivis KontraS Korban Teror Air Keras
-
Mencekam! Israel Bak Neraka, Api di Mana-mana Setelah Dirudal Kiamat Iran
-
Serangan Air Keras Aktivis KontraS Disorot PBB, Wamen HAM Desak Polisi Percepat Penyelidikan
-
Susul Sumbar, Sumut Capai Target Nol Pengungsi di Tenda Sebelum Lebaran
-
Bahlil Tawarkan Ekspor Listrik Surya ke Singapura, Kepri Disiapkan Jadi Kawasan Industri Hijau
-
Pasukan Khusus Iran Target Bunuh Benjamin Netanyahu, Sampai Lihat Bukti Mayatnya
-
Teror Penyiraman Air Keras: LPSK Berikan Perlindungan Darurat Bagi Aktivis KontraS Andrie Yunus
-
Mudik Lebih Santai? Menhub Ajak Pemudik Manfaatkan WFA untuk Hindari Macet