Kekecewaan semakin memuncak ketika di waktu yang hampir bersamaan, Zita justru mengunggah aktivitasnya di gym melalui Instagram Story. Unggahan ini menimbulkan kesan bahwa dirinya lebih memilih kegiatan pribadi dibandingkan komitmen publik.
Panitia menyebut kejadian ini memalukan karena Zita adalah pembicara yang sudah diumumkan secara resmi. Mereka juga menyesalkan minimnya komunikasi dari pihak Zita, yang seharusnya bisa menyampaikan ketidakhadiran lebih awal atau mengirim perwakilan.
Di media sosial, publik ramai membicarakan insiden ini. Sebagian menilai hal tersebut sebagai bentuk ketidakprofesionalan, terutama karena acara diselenggarakan di kampus besar seperti Unpad yang sudah menaruh ekspektasi tinggi terhadap kehadirannya.
Permintaan Maaf Zita Anjani
Menyadari sikapnya membatalkan sepihak aara dari kampus bergengsi tersebut, Zita Anjani menuliskan permohonan maafnya di Instagram. Ia mengaku salah komunikasi dengan tim dan belajar banyak atas sikapnya tersebut.
Zita mengaku bahwa acara tanggal 26 Juni 2025 itu berbenturan dengan kegiatannya yang lain.
"Keputusan membatakan secara mendadak adalah kekeliruan saya dan tim. Saat itu saya sudah berada dalam agenda lain yang dimulai sebelum acara kampus berlangsung, namun ternyata tidak selesai sesuai rencana," demikian bunyi postingan klarifikasi di Instagramnya.
Selain itu, Zita membantah bahwa ia membatalkan acara untuk pilates di gym. Ia menjelaskan bahwa unggahan Instagram Story-nya di gym adalah sebuah late post.
"Adapun unggahan saya setelahnya yang menimbulkan salah paham yakni saat saya berada di gym adalah late post yang telah dijadwalkan sebelumnya. Saya memahami bagaimana itu bisa memicu persepsi yang keliru, dan untuk itu saya mohon maaf," tulisnya.
Baca Juga: Siapa Zita Anjani? Pakai Baju Adat Couple dengan Verrell Bramasta saat Upacara HUT RI ke-80
Berita Terkait
-
Usai Tetapkan Nadiem Tersangka, Kejagung Periksa 3 Orang Saksi Kasus Korupsi Digitalisasi Pendidikan
-
Latar Belakang Mentereng Moreno Soeprapto, Masuk Kandidat Menpora Gantikan Dito Ariotedjo
-
Pendidikan Kelas Dunia Rahayu Saraswati, Ponakan Prabowo yang Mundur dari DPR Karena Kepleset Lidah
-
Pendidikan Raffi Ahmad, Calon Menpora Punya Klub yang Kini Terjungkal dari Liga 1 ke Liga 3
-
Mengapa Kita Perlu Sadar Politik dan Hak-Hak Dasar Warga Negara Sejak Dini?
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Molor Setahun! Proyek SDN Cipete Utara 01 Paksa Orang Tua Korbankan Jam Kerja Demi Anak
-
Misteri 2 Jasad Anonim di Lampung Selatan, Ini Ciri-cirinya
-
Di Mana Tempat Beli Parfum YSL Ori? Ini 5 Toko Tepercaya dan Variannya yang Paling Wangi
-
Dari Penumpang Biasa Jadi Bagian Perubahan: Cerita Kecil Selamatkan Bumi Lewat KRL
-
Proyek 10 Kampus URI: Solusi Cetak Birokrat atau Pemborosan Dana APBN?
-
6 Saham Masuk Rekomendasi di Tengah Penurunan Tensi Perang, Ada Emiten BIPI
-
Penjaga Sekolah di Bintan Peras Uang Jajan Siswa SD Selama 3 Tahun Demi Main Judi Online
-
PSIS Kunci Raffinha, Mahesa Jenar Perkuat Misi Kembali ke Super League
-
Cashlez Kantongi Dana Rp237,2 Miliar dari Rights Issue, Siap Perluas Ekosistem Pembayaran Digital
-
Kobaran Api Kepung Hutan Gunung Jati