- Penayangan video Presiden Prabowo di bioskop kini menuai sorotan publik
- Dandhy Laksono pun memberikan kritik menohok usai Menkomdigi menyebut soal video Prabowo di bioskop merupakan bentuk transparansi publik.
- Kritik Dandhy kepada klaim Meutya Hafid pun ikut diramaikan netizen dengan komentar-komentar satire kepada pejabat eks jurnalis TV itu.
Suara.com - Tayangan video Presiden Prabowo Subianto di bioskop kini menjadi sorotan publik. Bahkan, tayangan video Prabowo yang kekinian diputar di biokop membuat jurnalis investigasi sekaligus pendiri rumah produksi WatchdoC, Dandhy Dwi Laksono ikutan geram.
Hal itu terungkap lewat cuitan terbaru Dhandy Laksono di akun X pribadinya. Tanpa babibu, Dandhy pun memberikan kritik nyelekit menanggapi pernyataan Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid soal pemutaran video Prabowo di bioskop.
Lewat cuitannya, Dandhy menyindir ucapan Meutya Hafid soal video Prabowo di bioskop yang diklaim sebagai bentuk transparansi publik. Dandhy pun menyeret sejumlah nama taipan yang dikaitkan soal klaim transparansi yang disampaikan Meutya Hafid.
"Transparansi itu berapa sumbangan Aguan, TW, Isam, Prajogo, atau taipan-taipan sawit, batubara, dan nikel buat Prabowo-Gibran," tulis Dandhy Laksono dikutip pada Selasa (16/9/2025).
"Termasuk buat kampanye partaimu," sambungnya.
Sontak cuitan Dandhy Laksono yang menyindir klaim transparansi publik soal putaran video Prabowo di bioskop langsung ramai menuai komentar netizen. Namun, rata-rata netizen memuji Dandhy atas kritiknya menanggapi pernyataan Menkomdigi, Meutya Hafid.
Di sisi lain, tak sedikit yang juga mengungkit sosok Meutya Hafid saat menjadi jurnalis TV sebelum menjadi pejabat negara. Bahkan, ada yang menyinggung saat Meutya Hafid menjadi korban sandera saat meliput konflik d Irak.
"Ini orang bener bener lupa moment on the job training-nya di iraq ya," sindir salah satu netizen disertai emoji tertawa.
"@meutya_hafid itu ex jurnalis tapi gaya komunikasi-nya sering BLUNDER!!" timpal yang lain.
Baca Juga: Banyak Typo Padahal Kuliah di AS, Cinta Kuya Diolok-olok Curhat Rumah Dijarah: Bocil Nulis Diary!
"Balikkan ke Irak!" kecam netizen lainnya.
Klaim Transparansi soal Video Prabowo di Bioskop
Diberitakan sebelumnya, Menkomdigi menanggapi soal kritik atas pemutaran video Presiden Prabowo di bioskop.
Dia mengeklaim jika video Presiden Prabowo itu demi mengedepankan transpanransi publik atas sederet program yang dijalankan oleh pemerintah.
"Itu saya rasa salah satu tugas dari pemerintah untuk melakukan komunikasi dan juga transparansi dari program-program," klaim Meutya saat ditemui awak media di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/9/2025).
Begitu pula saat ditanyakan apakah penayangan video tersebut merupakan perintah langsung dari Presiden, Meutya kembali menegaskan bahwa upaya komunikasi publik dilakukan secara kolaboratif.
"Tadi saya sudah menjawab ya, kita melakukan komunikasi publik dalam banyak hal. Tidak hanya Komdigi tapi bekerja sama dengan PCO dan juga teman-teman lain untuk melakukan penyampaian dan juga transparansi informasi dari program-program pemerintah," katanya.
Berita Terkait
-
Banyak Typo Padahal Kuliah di AS, Cinta Kuya Diolok-olok Curhat Rumah Dijarah: Bocil Nulis Diary!
-
Kapolri Listyo Sigit Mau Dicopot Prabowo Lewat Komisi Reformasi Polri? Begini Fakta versi Istana!
-
Raja Ampat Kembali Dikeruk PT Gag Nikel, Susi Pudjiastuti ke Prabowo: Kerusakan Mustahil Termaafkan!
-
Puan Maharani Cuma Minta Maaf, Susi Pudjiastuti Geram: Pecat Anggota DPR Tak Berempati ke Rakyat!
-
Takut Didemo Rakyat, Sikap 'Cupu' Dave Laksono Ditertawai Susi Pudjiastuti: Tenggelamkan Saja Bu!
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Wapres AS Bocorkan Isi Perjanjian Damai, Iran Bakal Cuan Banyak
-
Mendagri dan Menteri PKP Bakal Revisi Definisi MBR Serta Menghapus Hambatan Domisili
-
Konsentrasi Karbon Dioksida di Atmosfer embali Cetak Rekor: Apa Artinya bagi Indonesia?
-
Kasus Suap Impor Bea Cukai Masuk Tahap Penuntutan, Tiga Pejabat Segera Disidang
-
Iran dan AS Sepakat Damai, Komisi I DPR RI: Israel Jangan Jadi Provokator!
-
PDIP Bongkar Taktik PSI: Bajak Kader demi Besar Instan, Urusan Jokowi Selesai!
-
Selat Hormuz Dibuka Jumat, Pengusaha Kapal Masih Takut Kena Rudal Iran
-
Alasan Tamu Negara Selalu Diajak Berkeliling Istiqlal dan Katedral
-
Donald Trump Kemungkinan Rilis Isi Perjanjian Perdamaian AS - Iran Akhir Pekan Ini
-
Bos Maktour Fuad Hasan Mangkir Lagi di Kasus Haji, KPK: Mana Bukti Medis Kalau Sedang Sakit?