Suara.com - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) kembali menggelar Survei Lingkungan Belajar (Sulingjar) 2025. Survei ini wajib diikuti oleh guru dan kepala sekolah mulai jenjang PAUD, SD, SMP, hingga SMA.
Banyak yang bertanya, bagaimana cara mengisi survei ini dan di mana link resmi Survei Lingkungan Belajar 2025 bisa diakses? Berikut penjelasannya.
Apa Itu Survei Lingkungan Belajar 2025?
Survei Lingkungan Belajar atau Sulingjar adalah instrumen penting yang dilakukan setiap tahun untuk memotret kondisi nyata proses pembelajaran, infrastruktur, layanan pendidikan, hingga peran guru dan kepala sekolah di satuan pendidikan.
Data hasil survei ini nantinya akan dipakai sebagai dasar Rapor Pendidikan dan mendukung perencanaan berbasis data (PBD). Selain itu, Sulingjar juga membantu sekolah dalam persiapan akreditasi karena indikator yang diukur sudah diselaraskan dengan instrumen akreditasi nasional.
Link Survei Lingkungan Belajar 2025
Bagi guru dan kepala sekolah yang akan mengisi survei, bisa langsung mengakses link resmi berikut ini:
Link Dashboard Survei Lingkungan Belajar 2025 Kemdikbud
Melalui laman tersebut, peserta bisa login menggunakan NPSN sekolah, token, serta data identitas (seperti tanggal lahir atau NIK) yang tercantum pada kartu login dari operator sekolah.
Baca Juga: 'Korupsi Nggak Harus Masuk Kantong Sendiri', Kejagung Patahkan Pembelaan Hotman Paris untuk Nadiem
Jadwal Pengisian
Kemendikbudristek telah menetapkan jadwal pengisian Survei Lingkungan Belajar 2025 berlangsung pada 15 September 2025 – 10 Oktober 2025.
Guru dan kepala sekolah diwajibkan untuk mengisi survei sebelum batas waktu agar data bisa masuk secara lengkap dan tidak memengaruhi hasil rapor pendidikan sekolah.
Cara Mengisi Survei Lingkungan Belajar 2025
Berikut langkah praktis untuk mengisi:
1. Dapatkan kartu login dari operator sekolah berisi NPSN, token, dan data identitas.
2. Akses link resmi https://dashboardslb.kemdikbud.go.id/.
3. Masukkan data login sesuai kartu login.
4. Klik “Mulai” untuk mengisi survei.
5. Jawab pertanyaan sesuai kondisi nyata di sekolah.
6. Setelah selesai, klik “Selesai” agar jawaban terekam.
Pentingnya Ikut Survei
Mengisi Survei Lingkungan Belajar 2025 bukan sekadar kewajiban administratif. Data yang dikumpulkan akan menjadi gambaran nyata kualitas pendidikan Indonesia, sekaligus membantu sekolah dalam memperbaiki mutu layanan belajar.
Dengan berpartisipasi aktif, guru dan kepala sekolah turut berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan yang lebih merata di seluruh Indonesia.
Berita Terkait
-
Kejagung Periksa 8 Saksi Kasus Korupsi Digitalisasi Pendidikan yang Menyeret Nadiem, Siapa Saja?
-
'Korupsi Nggak Harus Masuk Kantong Sendiri', Kejagung Patahkan Pembelaan Hotman Paris untuk Nadiem
-
Rugikan Negara Rp1,98 Triliun, Nadiem Makarim Sempat Bersumpah Tak Pernah Korupsi Sepeser Pun
-
Jejak Korupsi Chromebook Meluas, Petinggi Raksasa Teknologi Diperiksa Kejagung
-
Terkait Kasus Korupsi Google Cloud, KPK Periksa Nadiem Makarim selama 9 Jam
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Bahlil Beberkan Tahap Kedua Impor Minyak Rusia Berjalan, RI Siapkan Kontrak Jangka Panjang
-
APMF 2026 Dorong Industri Bangun Blueprint Baru saat Teknologi dan Perilaku Konsumen Kian Dinamis
-
Laga Hidup Mati Piala AFF 2026: 3 Senjata Singapura yang Bisa Kubur Mimpi Timnas Indonesia
-
Penempatan Dana SAL Perkuat Kapasitas Kredit Produktif BRI
-
Akses Pendidikan Perempuan: Sudahkah Merdeka Belajar Benar-benar Setara?
-
LRT Manggarai dan RS Internasional Jakarta Bakal Dibangun Lewat Obligasi Rp5,2 Triliun
-
Aksi Brutal Tengah Malam, Pria Bersenjata Golok Rusak Fasilitas SPPG di Sukabumi
-
Ada Orang Dalam Bandara, Petugas KLIA Teridentifikasi Bantu Kopilot Selundupkan Ekstasi ke Indonesia
-
Bukan Sekali! Menhut Raja Juli Sering Ketemu Bupati Kuansing Sebelum Kena OTT
-
PGS Resmi Tutup Permanen Gara-gara Pailit, Pedagang Mulai Kosongkan Kios dan Pindah