- Kelurahan Kapuk resmi dimekarkan menjadi tiga wilayah administrasi
- Wali Kota Jakarta Barat kini tengah mengusulkan lahan dan menyusun perencanaan pembangunan.
- Pemekaran Kapuk menjadi tiga kelurahan ditetapkan dalam Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 850 Tahun 2025.
Suara.com - Kelurahan Kapuk resmi dimekarkan menjadi tiga wilayah administrasi, yakni Kelurahan Kapuk (induk), Kelurahan Kapuk Timur, dan Kelurahan Kapuk Selatan. Pemprov DKI Jakarta menargetkan pembangunan dua kantor kelurahan baru rampung pada 2027 mendatang.
Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto menyampaikan, pihaknya kini tengah mengusulkan lahan dan menyusun perencanaan pembangunan. Targetnya, kedua kantor baru ini bisa segera difungsikan bersamaan dengan peringatan lima abad Jakarta.
"Mudah-mudahan di lima abad Jakarta sudah selesai. Pokoknya 2027, sebagaimana yang disampaikan Pak Gub dalam rapim, insyaallah 22 Juni sudah selesai kelurahan Kapuk Selatan dan Kapuk Timur," kata Uus di Kantor Kelurahan Kapuk, Jakarta Barat, Selasa (30/9/2025).
Rencananya, Kantor Kelurahan Kapuk Timur akan dibangun di atas lahan bekas Kantor Suku Dinas KPKP Jakarta Barat dengan luas 5.094 meter persegi di Jalan Peternakan Raya. Sementara itu, Kantor Kelurahan Kapuk Selatan akan menggunakan lahan milik Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Barat seluas 1.503 meter persegi di Jalan Melati.
"Terkait dengan kebutuhan sumber daya manusia, nanti disesuaikan dengan koefisien. Jadi diperkirakan satu kelurahan 15 personil. Mungkin nanti dibahas secara detail lagi di Biro Organisasi," ujar Uus.
Selain pembangunan kantor lurah, Pemkot Jakarta Barat juga mengungkap sejumlah fasilitas lain yang masih dibutuhkan warga di kelurahan hasil pemekaran. Salah satunya adalah puskesmas di Kelurahan Kapuk Selatan dan pos pemadam kebakaran di ketiga wilayah.
"Jadi seandainya mungkin nanti akan dibangun ada tiga Pos Damkar, baik itu di Kelurahan Kapuk, Kapuk Selatan, dan Kapuk Timur," tutur Uus.
Pemekaran Kapuk menjadi tiga kelurahan ditetapkan dalam Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 850 Tahun 2025 yang diteken Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung pada 23 September 2025.
Sebelum dimekarkan, Kelurahan Kapuk memiliki jumlah penduduk mencapai 174.349 jiwa dengan 221 RT dan 16 RW. Angka ini disebut bisa mencapai tiga kali lipat lebih besar dibanding kelurahan lain di Jakarta.
Baca Juga: Jumlah Penduduknya Kebanyakan, Gubernur Pramono Mekarkan Kapuk Jadi Tiga Kelurahan
Dengan luas wilayah 572,62 hektare dan kepadatan 34.014 jiwa per kilometer persegi, beban pelayanan publik di Kapuk kerap disebut terlalu berat. Karena itu, pemekaran dilakukan untuk memperluas akses pelayanan masyarakat.
Setelah pemekaran, Kelurahan Kapuk (induk) akan menampung 59.176 jiwa di 52 RT dan 3 RW. Sementara Kelurahan Kapuk Timur memiliki 36.203 jiwa di 68 RT dan 6 RW, serta Kelurahan Kapuk Selatan mencapai 75.998 jiwa di 101 RT dan 8 RW.
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
Pilihan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
Terkini
-
Innova Venturer Ringsek Tak Berbentuk Dihantam KRL di Bogor, Sopir Raib Misterius Usai Tabrakan
-
Perombakan Besar Militer AS, Pete Hegseth Pecat Jenderal Randy George di Tengah Perang Iran
-
Bahas Isu Terkini, Seskab Teddy Bertemu Wapres Gibran 1,5 Jam di Istana Sambil Bawa Catatan
-
Misi Gelap WNA Rusia Selundupkan 202 Reptil Digagalkan Gakkum Kemenhut! Pelaku Terancam 10 Tahun Bui
-
Rudal Ghadr Hantam Kapal Induk AS, Balas Dendam Iran Atas Gugurnya Khamenei Benar-Benar Pecah
-
Dukcapil: Hampir 35 Persen Pendatang ke Jakarta Cari Kerja, Didominasi Usia Produktif
-
Godzilla El Nino Ancam Ketahanan Pangan, Padi dan Jagung Paling Rentan Gagal Panen
-
Radar THAAD Senilai Rp2 Triliun Hancur Total Diserang Iran Bikin Hubungan AS dan NATO Kini Memanas
-
Kayu Hanyutan Banjir di Aceh dan Sumut Dimanfaatkan Warga jadi Material Huntara
-
Sopir Taksi Online Cabul Ditangkap di Depok: Polisi Temukan Sabu, Kondom, hingga Obat Kuat!