- Viral polisi ditangkap warga karena diduga terlibat kasus penjambretan.
- Bahkan, pria plontos itu yang ditangkap massa itu diikat menggunakan tali tambang.
- Polisi itu diduga menjambret kalung milik pedagang usai pura-pura membeli tomat
Suara.com - Beredar video di media sosial yang menampilkan seorang pria plontos diduga anggota polisi menjadi bulan-bulan warga usai ditangkap karena diduga melakukan aksi penjambretan. Bahkan, kedua tangan pria itu terpaksa diikat oleh warga menggunakan tali tambang.
Video detik-detik penangkapan diduga anggota polisi itu viral, salah satunya dibagikan oleh akun Instagram, @andreli_48 pada Rabu (1/10/2025).
Berdasar narasi dalam video yang beredar, disebutkan jika peristiwa penangkapan diduga anggota polisi oleh massa itu terjadi di kawasan Buleleng, Bali.
Pria plontos yang diikat warga saat ditangkap disebut-sebut berinisial IWS (51) dan berpangkat Aiptu.
"Ini polisi nih," ujar salah satu pria dalam video tersebut.
Menurut narasi dalam video itu, pria itu sempat menjambret kalung pedagang saat berpura-pura membeli tomat. Disebutkan jika peristiwa penjambretan itu terjadi di sebuah warung, Desa Pancasari, Buleleng, Bali pada Selasa (30/9/2025) lalu.
Akun pengunggah video juga memasukan keterangan resmi dari Kapolres Buleleng, AKBP Ida Bagus Widwan Sutadi dan mengakui pria pelaku jambret itu adalah anggota polisi aktif. Polisi pelaku jambret itu disebut berdinas di Polsek Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali.
Cuplikan video polisi pelaku jambret yang ditangkap sejumlah warga menjadi sorotan netizen dan menuai beragam komentar. Bahkan, kebanyakan netizen memberikan komentar pedas terkait anggota polisi yang ditangkap warga karena kasus penjambretan itu.
"Kacau kacau, paling judol & pinjol," sindir salah satu netizen disertai emoji tertawa.
Baca Juga: Tepis Siswi Tewas karena MBG, Laporan Dinkes Bandung Barat Dicorat-coret Dosen ITB: Saya Gak Tahan!
"Sehina itu," cibir yang lain.
"Harus lapor siapa ini, pak hansip," celetuk netizen lainnya.
Berita Terkait
-
Tepis Siswi Tewas karena MBG, Laporan Dinkes Bandung Barat Dicorat-coret Dosen ITB: Saya Gak Tahan!
-
Geger Siswi SMKN 1 Cihampelas Meninggal karena MBG? Begini Kronologi Versi Dinkes Bandung Barat
-
Takjub Adab Jokowi Cium Tangan Abu Bakar Ba'asyir, Amien Rais Terenyuh: Buat Saya Artinya Dalam
-
2 Cucu Korban MBG, Mahfud MD Ungkit Data Keracunan Siswa Versi Prabowo: Ini Bukan Persoalan Angka!
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Bukan Ajang Bagi-bagi Kursi, Puan: Jabatan Komisaris BUMN Harus Profesional dan Kompeten!
-
Cerita Korban Penjualan Tiket Spekulatif Piala Dunia 2026, Sudah Bayar Rp 107 Juta Tapi Zonk
-
Negara Gagal Biayai Wajib Belajar, Anak Miskin Malah Disandera Ijazahnya
-
Viral! Patwal RI 21 Pepet Mobil Warga di Senayan, Pengemudi Protes Dipaksa Berhenti
-
Plastik Terurai Jadi Partikel Makin Kecil: Mengapa Nanoplastik Kini Menjadi Perhatian Ilmuwan?
-
Alasan Presiden Belarus Menginap di Istana Negara, Prabowo Ingin Beri Penghormatan Khusus
-
'Saling Membersamai', Roy Suryo Hadiri Sidang dr Tifa Usai Praperadilannya Ditunda
-
Janji! Amerika Tidak Serang Iran Lagi
-
Skandal Izin Hutan Kuansing, Pukat UGM Minta KPK Telusuri Dugaan Suap hingga Kementerian
-
Sambutan Istimewa untuk Presiden Belarus, Dari Pasukan Berkuda hingga Bermalam di Istana Negara