- Dokter Tifa mengklaim kondisi kesehatan Jokowi adalah "sakit berat" akibat penyakit autoimun, bukan sekadar iritasi kulit biasa
- Spekulasi publik memuncak setelah foto perubahan fisik Jokowi viral di media sosial dan ia absen dari perayaan akbar HUT TNI ke-80
- Pihak Jokowi melalui ajudannya mengklarifikasi bahwa sang mantan presiden sedang dalam masa pemulihan akibat alergi kulit pasca-kunjungan ke Vatikan
Suara.com - Kondisi kesehatan mantan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi), kembali menjadi sorotan tajam setelah pegiat media sosial sekaligus dokter ahli saraf nutrisi, Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa, angkat bicara. Ia menyebut penyakit yang diderita ayah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka itu sebagai kondisi serius yang tak kunjung membaik setelah lima bulan.
Melalui analisisnya, Dokter Tifa menduga kuat bahwa perubahan fisik yang dialami Jokowi, seperti wajah dan leher yang membengkak serta kulit kaki yang memerah, adalah gejala penyakit autoimun.
Menurutnya, kondisi ini tidak bisa dianggap remeh karena tidak hanya menyerang kulit, tetapi juga berpotensi menggerogoti organ tubuh lainnya.
"Saya prihatin betul-betul prihatin. Ini sakit berat lho, jangan dikira cuma kudisan," ungkap Dokter Tifa melalui akun X pribadinya @DokterTifa pada Rabu (1/10/2025).
Pernyataan dari Dokter Tifa ini sontak memicu pro dan kontra di kalangan warganet, menambah panas spekulasi yang sudah beredar sebelumnya.
Kekhawatiran publik pertama kali mencuat setelah sebuah potret yang dibagikan akun X @Tan_Mar3M pada Sabtu (4/10/2025) viral. Dalam foto tersebut, kulit Jokowi dan Iriana tampak jauh lebih cerah, memunculkan pertanyaan mengenai efek kamera atau kondisi kesehatan tertentu.
Kecurigaan semakin menguat ketika Jokowi secara mengejutkan tidak hadir dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) TNI ke-80 yang digelar di Monas, Jakarta Pusat, pada Minggu (6/10/2025).
Absennya seorang tokoh sekaliber mantan presiden dalam acara kenegaraan sepenting itu langsung menjadi buah bibir dan memicu pertanyaan besar mengenai kondisi kesehatannya.
Menjawab simpang siur tersebut, ajudan pribadi Jokowi, Kompol Syarif Muhammad Fitriansyah, akhirnya memberikan klarifikasi resmi. Ia membenarkan bahwa Jokowi sedang dalam masa pemulihan dan disarankan untuk menghindari aktivitas di luar ruangan.
Baca Juga: Roy Suryo Cs Bedah Buku Keliling 100 Kota, Sebut Ijazah Jokowi 99,99% Palsu dan Analogi Petruk
"Saat ini beliau masih proses pemulihan, dan dianjurkan agar tidak mengikuti kegiatan di luar ruangan yang terkena panas," jelas Kompol Syarif dalam keterangan tertulis kepada media.
Menurutnya, kondisi ini bermula dari iritasi kulit akibat alergi yang muncul setelah Jokowi kembali dari kunjungan diplomatik ke Vatikan untuk menghadiri pemakaman Paus Fransiskus pada 26 April 2025. Sejak saat itu, gejala kemerahan pada wajah dan leher mulai terlihat dalam beberapa agenda kenegaraan.
Di tengah isu yang berkembang, muncul dugaan bahwa Jokowi mengidap penyakit langka Stevens-Johnson Syndrome (SJS), sebuah kondisi serius yang menyebabkan kulit melepuh.
Namun, dugaan ini dibantah keras oleh pihak Istana. Kompol Syarif menegaskan bahwa "Jokowi tetap menjalankan aktivitasnya dengan normal dan tidak ada tanda-tanda sakit serius," serta memastikan tim Dokter Kepresidenan terus memantau kondisinya secara intensif.
Berita Terkait
-
Roy Suryo Cs Bedah Buku Keliling 100 Kota, Sebut Ijazah Jokowi 99,99% Palsu dan Analogi Petruk
-
Diaspora Belanda Heran Lihat Aksi Relawan Jokowi Ancam Demo Pakai BH-CD: Negeri Ini Sedang Sakit
-
Ungkap Dugaan Alasan Pertemuan Mendadak Prabowo dan Jokowi, Rocky Gerung: Bukan Sekadar Rindu
-
Pamer Fasilitas Lengkap IKN Sudah Beroperasi, Wanita Ini Dituding Buzzer: Dibayar Berapa Mbak?
-
Ancam 'Ngamuk' di Polda, Firdaus Oiwobo Desak Polisi Tangkap Roy Suryo Cs: Gua Bawa Tenda!
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
Terkini
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar
-
Megawati Tiba di Rakernas PDIP, Siapkan Arahan Tertutup Usai Disambut Prananda Prabowo
-
Gus Yaqut Tersangka Skandal Haji, Tambah Daftar Panjang Eks Menteri Jokowi Terjerat Korupsi
-
Konsisten Tolak Pilkada Lewat DPRD, PDIP: Masa Hak Rakyat Bersuara 5 Tahunan Mau Diambil?
-
Pakar Klarifikasi: Bongkar Tiang Monorel Rasuna Said Hanya Rp300 Juta, Bukan Rp100 Miliar
-
Selamat Tinggal Rompi Oranye? KPK Tak Akan Lagi Pamerkan Tersangka Korupsi di Depan Kamera
-
PDIP: Kami Penyeimbang, Bukan Mendua, Terungkap Alasan Ogah Jadi Oposisi Prabowo
-
Subuh Mencekam di Tambora: Api Amuk 15 Bangunan, Kerugian Tembus Rp1,7 Miliar
-
Trump Dikabarkan Kirim Operasi Khusus Militer AS untuk 'Caplok' Greenland